Tidak Sama dengan Mesin Bensin, Begini Peran Oli pada Mobil Listrik
Wuling Motors
KABAR OTO – Masih banyak yang mengira bahwa mobil listrik tidak memakai oli sama sekali. Faktanya, mobil listrik tetap membutuhkan pelumasan untuk menjaga keandalan drivetrain. Meski tidak ada mesin pembakaran, pelumas di mobil listrik tetap punya peran penting, terutama pada reduction gear yang bekerja di balik motor listrik. Artikel ini membahas fungsi oli EV, perbedaannya dengan oli mesin bensin, hingga interval penggantiannya.
Kenapa Mobil Listrik Tetap Membutuhkan Oli?
Mobil listrik tidak lagi memiliki komponen mesin konvensional seperti piston, silinder, atau ruang bakar. Namun, motor listrik bekerja dengan putaran tinggi, mencapai 10.000 hingga 18.000 rpm, bahkan beberapa model bisa sampai 20.000 rpm. Di dalam sistem ini terdapat bearing dan gear kecil yang berputar sangat cepat dan membutuhkan pelumasan untuk menjaga efisiensi dan keawetan komponen.
Fungsi Utama Oli pada Mobil Listrik
Menurut Wahyu Tri, Service Advisor Chery Solo, pelumas pada mobil listrik bukanlah oli mesin, melainkan oil reducer gear—pelumas pada reduction gear setelah motor listrik.
Fungsi utamanya meliputi:
- Mengurangi gesekan antar komponen logam
- Menurunkan panas akibat putaran gear
- Mencegah korosi
- Meredam suara dan getaran
- Menjaga efisiensi putaran motor listrik
Beda dari Oli Mesin Bensin, Ini Peran Oil Reducer Gear EV
Oli di mobil listrik memiliki tugas yang jauh lebih ringan dibanding oli mesin bensin atau diesel. Tidak ada kontaminasi hasil pembakaran, sehingga oli tidak menghadapi sifat asam atau residu karbon. Namun, oli tetap bekerja keras menangani panas dari gear yang saling bertautan pada putaran tinggi.
Baca Juga:Geely Haoyue L Resmi Meluncur: SUV Mewah 7 Penumpang Mulai Rp 211 Jutaan, Fitur Bikin Kaget!
Beda dengan Oli Transmisi Mobil Bensin
Meski sepintas mirip oli transmisi, pelumas pada mobil listrik memiliki karakter berbeda:
- Tidak dirancang untuk menahan tekanan multi-speed transmission
- Fokus pada pendinginan dan pelumasan gear reduction
- Dirancang untuk menjaga torsi tinggi motor listrik
- Mempertahankan kehalusan putaran drivetrain
Dengan kata lain, oli ini adalah “oli transmisi EV” yang khusus dipakai pada reduction gear, bukan ATF seperti pada transmisi otomatis mobil bensin.
Interval Penggantian Oli Mobil Listrik Lebih Jarang
Salah satu keuntungan mobil listrik adalah minimnya kebutuhan perawatan. Wahyu menyebutkan bahwa pada Chery J6 EV, pelumas reducer gear diganti setiap 2 tahun atau 30.000 km—lebih panjang dibanding oli mesin mobil bensin yang harus diganti setiap 5.000–10.000 km.
Kenapa Intervalnya Lebih Panjang?
Karena oli EV tidak tercemar sisa pembakaran, beban kerjanya lebih ringan. Namun tetap wajib diganti untuk menjaga:
- Keawetan gear reduction
- Efisiensi drivetrain
- Performa torsi motor listrik
- Risiko kerusakan akibat panas berlebih