Changan Mengukir Sejarah Baru: Produksi Tembus 30 Juta Unit, Target 5 Juta Mobil di 2030 Bikin Geger Industri Otomotif Global
Changan Automobile kembali mencuri perhatian dunia otomotif
KABAR OTO – Changan Automobile kembali mencuri perhatian dunia otomotif setelah berhasil memproduksi unit kendaraan ke-30 juta yang resmi keluar dari lini produksi di China pada 9 Desember. Pencapaian monumental ini diraih hampir empat dekade setelah Changan pertama kali terjun ke industri otomotif pada tahun 1983.
Yang membuat pencapaian ini semakin mencengangkan adalah kecepatan pertumbuhannya. Changan hanya membutuhkan waktu empat tahun untuk melompat dari produksi 20 juta ke 30 juta unit, sebuah laju yang jauh lebih cepat dibanding sejumlah produsen global ternama.
Transformasi Besar: Dari Produsen Lokal ke Raksasa Otomotif Nasional
Reorganisasi Menjadi BUMN Strategis
Pada 29 Juli lalu, Changan resmi bertransformasi menjadi China Changan Automobile Group Co., Ltd., sebuah BUMN baru yang berada langsung di bawah kendali pemerintah pusat China. Status ini menempatkan Changan sejajar dengan FAW dan Dongfeng, memperkuat posisinya sebagai pilar utama industri otomotif nasional.
Lima Sub-Brand Andalan Changan
Saat ini, Changan membawahi lima sub-brand utama:
- Avatr (kendaraan listrik premium)
- Nevo (kontributor penjualan terbesar)
- Deepal (NEV berorientasi teknologi)
- Changan (merek utama)
- Kaicheng (kendaraan komersial)
Target Ambisius 2030: 5 Juta Unit dan Dominasi NEV
Dalam konferensi media perdananya, Chairman Zhu Huarong mengungkapkan target ambisius Changan untuk memproduksi dan menjual 5 juta kendaraan pada 2030. Lebih dari 60% di antaranya ditargetkan berupa kendaraan energi baru (NEV), sementara 30% penjualan berasal dari pasar global.
Sebagai perbandingan, FAW-Volkswagen membutuhkan 34 tahun untuk mencapai produksi 30 juta unit, sedangkan Volkswagen global memerlukan 46 tahun—menunjukkan agresivitas pertumbuhan Changan yang luar biasa.
Baca Juga : BYD Bicara Peluang Bawa Mobil Hybrid ke Indonesia, Teknologi PHEV Jadi Andalan
Kinerja Penjualan Positif dan Tantangan Ekspor NEV
Penjualan November Menguat
November menjadi bulan yang solid bagi Changan dengan total penjualan 283.000 unit, naik 2,3% secara tahunan. Penjualan NEV mencatat pertumbuhan signifikan sebesar 23% dengan volume 125.000 unit, sementara ekspor melonjak 47% menjadi 55.000 unit.
Ekspor NEV Masih Perlu Digenjot
Meski ekspor total meningkat, ekspor NEV Changan masih tertinggal. Dengan pengiriman hanya 4.189 unit, Changan berada di posisi ke-11 dan masih kalah dari startup seperti Xpeng dan Leapmotor.
Strategi Masa Depan: 50+ Model NEV dan Arsitektur Tianshu
Dalam ajang Guangzhou Auto Show 2025, Changan mengumumkan rencana meluncurkan lebih dari 50 model NEV sebelum 2030. Seluruh model ini akan menggunakan arsitektur cerdas terbaru Tianshu, yang dirancang fleksibel untuk berbagai segmen—mulai dari SUV entry-level, MPV menengah hingga besar, sampai kendaraan off-road.
Baca Juga : Nissan Grand Livina Bekas Pajak Hidup dan Bodi Mulus Mulai Rp 105 Jutaan, Cocok Buat Liburan Nataru!
Performa Sub-Brand: Nevo Mendominasi, Deepal Cetak Rekor
Pada November:
- Nevo: 46.909 unit
- Deepal: 33.060 unit
- Avatr: 14.057 unit
Khusus Deepal, total pengiriman kumulatif telah mencapai 700.000 unit, menandai tonggak penting bagi merek NEV ini. Dengan pencapaian produksi 30 juta unit, target agresif 2030, dan fokus kuat pada kendaraan listrik, Changan tidak lagi sekadar pemain regional. Mereka kini menjelma menjadi salah satu kandidat kuat pemimpin industri otomotif global—dan langkah selanjutnya patut dinantikan.