Setelah Servis Rack Steer Mobil Harus Spooring, Kalau Tidak Risikonya Bikin Rugi!
Setelah Servis Rack Steer Wajib Spooring
KABAR OTO – Kerusakan rack steer pada waktunya bisa menimpa semua mobil, terutama yang sering digunakan di jalanan rusak atau berlubang. Rack steer merupakan komponen kaki-kaki yang berfungsi meneruskan gerak setir ke roda depan, sehingga kondisinya sangat berpengaruh terhadap kenyamanan dan keselamatan berkendara.
Jika kerusakan rack steer belum parah, komponen ini masih bisa diperbaiki dengan cara diservis tanpa harus diganti baru.
Gejala Rack Steer Bermasalah
Setir Oblak dan Tidak Presisi
Salah satu tanda paling umum rack steer bermasalah adalah setir terasa oblak atau memiliki free play berlebihan.
Muncul Bunyi Aneh
Gejala lainnya adalah muncul bunyi seperti besi beradu dari area kaki-kaki, terutama saat melewati jalan tidak rata.
Posisi Setir Tidak Lurus
Rack steer yang rusak juga bisa menyebabkan posisi setir tidak lurus meskipun mobil berjalan lurus.
Agar kenyamanan mengemudi kembali normal, rack steer yang bermasalah sebaiknya segera diperbaiki.
Baca Juga : Harga Ban Innova Zenix Mulai Rp 700 Ribuan, Bonus Balancing hingga Nitrogen!
Kenapa Setelah Servis Rack Steer Harus Spooring?
Setelah melakukan servis rack steer, mobil belum bisa langsung digunakan secara normal tanpa pengecekan lanjutan.
Asep Fery, Koordinator spooring bengkel Bridgestone One Stop Service (BOSS) Kalimalang, Jakarta Timur, menjelaskan alasannya. “Betul, servis rack steer itu kan dibongkar semuanya, jadi saat pemasangan lagi ke mobil pasti roda enggak benar-benar lurus,” sebut Asep Fery.
Karena proses servis melibatkan pembongkaran dan pemasangan ulang, posisi roda depan sangat mungkin berubah dari setelan awal pabrik.
Spooring Wajib Dilakukan
“Setelah servis rack steer ya wajib dong dilakukan spooring,” tambahnya.
Spooring dilakukan menggunakan alat khusus untuk memastikan kelurusan roda dengan presisi tinggi, sesuatu yang tidak bisa dicek hanya dengan feeling saat berkendara.
Baca Juga : Mesin Motor Matic Sering Mati Mendadak? Bisa Jadi Ini Biang Keroknya!
Risiko Jika Tidak Langsung Spooring
Jika mobil dipaksakan langsung dipakai tanpa spooring setelah servis rack steer, berbagai masalah bisa muncul dalam jangka waktu tertentu.
Ban Bisa Aus Sebelah
Posisi roda yang tidak lurus dapat membuat ban cepat aus di satu sisi, sehingga umur ban menjadi jauh lebih pendek.
Setir Tidak Stabil
Mobil bisa terasa menarik ke satu arah dan membuat pengemudi cepat lelah saat perjalanan jauh. “Jadi mencegah masalah muncul pada roda, baiknya setelah servis rack steer langsung bawa ke tempat spooring,” jelas Fery.
Baca Juga : Mobil Bekas Nissan Livina 2019–2022 Kini Murah, Cocok Buat Liburan Akhir Tahun 2025!
Setelah servis rack steer, spooring bukan opsi, tapi keharusan. Mengabaikan spooring hanya demi menghemat biaya justru bisa berujung pada kerugian lebih besar akibat ban aus, setir tidak lurus, dan kenyamanan berkendara menurun.
Agar mobil kembali nyaman, stabil, dan ban awet, pastikan selalu melakukan spooring setelah servis rack steer.