Ternyata Rajin Cek Tabung Cadangan Air Radiator Mobil Bisa Bikin Kantong Tetap Aman
Rajin Cek Tabung Cadangan Radiator Mobil, Cegah Overheat dan Mesin Rusak
KABAR OTO – Tabung cadangan atau reservoir air radiator menjadi salah satu komponen penting pada sistem pendingin mesin mobil bekas kesayangan. Meski fungsinya hanya sebagai tempat penampungan sementara, keberadaannya sangat krusial untuk menjaga suhu mesin tetap stabil.
Sayangnya, masih banyak pemilik mobil yang menyepelekan kondisi tabung cadangan radiator. Padahal, jika dibiarkan kosong, dampaknya bisa berbahaya dan berujung biaya perbaikan yang tidak sedikit.
Bahaya Tabung Cadangan Radiator Dibiarkan Kosong
Tabung cadangan radiator yang kosong berpotensi membuat mesin mengalami overheat. Hal ini diungkapkan oleh Opik, mekanik Bengkel Mobil 77 yang berlokasi di Jl. Suka Damai 2, Eyang Agung, Ciputat.
Baca Juga : Niatnya Biar Bersih, Tapi Kebiasaan Cuci Motor Seperti Ini Malah Bisa Bikin Boncos
Mesin Bisa Overheat Saat Suhu Naik
“Tabung cadangan kalau dibiarkan kosong bisa membuat mesin overheat, itu benar,” ujar Opik.
Ia menjelaskan, saat mesin dalam kondisi panas, sistem pendingin membutuhkan tambahan air radiator dari tabung cadangan.
Namun jika tabung reservoir kosong, tidak ada coolant yang masuk kembali ke radiator. Akibatnya, volume air radiator berkurang dan suhu mesin berpotensi naik drastis.
Risiko Kerusakan Komponen Mesin
Panas mesin yang terlalu tinggi dapat membuat komponen di dalam mesin bermasalah. Jika dibiarkan terus-menerus, kondisi ini bisa menyebabkan kerusakan serius hingga mesin berhenti bekerja.
Baca Juga : Ini 3 Tips dari Bengkel untuk Cegah Ban Mobil Pecah Saat Dipakai Jalan, Wajib Disimak!
Kerusakan akibat overheat tentu membutuhkan biaya besar, mulai dari penggantian gasket, silinder head, hingga overhaul mesin.
Cara Aman Mengisi Tabung Cadangan Radiator
Agar terhindar dari masalah tersebut, pemilik mobil disarankan rutin mengecek isi tabung cadangan radiator.
Andy Santoso, pemilik Bengkel Mobil 77, mengingatkan bahwa di tabung reservoir terdapat batas minimum dan maksimum air radiator.
“Isi air radiator cukup sampai batas atas, enggak perlu terlalu penuh,” jelas Andy.
Pengisian yang tepat membantu sistem pendingin bekerja optimal dan menjaga mesin tetap awet.
Baca Juga : Perlu Tahu! Ini Salah Satu Penyebab Indikator Oli Mesin Mobil Tiba-Tiba Menyala, Jangan Dianggap Sepele
Rajin mengecek tabung cadangan air radiator bukan sekadar perawatan sepele. Langkah sederhana ini bisa mencegah overheat mesin dan menjaga kantong tetap aman dari biaya perbaikan mahal.