Kabaroto.id – Persaingan Kart Inc Pro League (KPL) Season 2 diprediksi semakin menarik. Bukan hanya karena hadirnya sejumlah tim baru, tetapi juga perubahan format balapan yang akan menguji kemampuan pembalap sekaligus strategi masing-masing tim.
Kompetisi gokart listrik profesional ini akan berlangsung di Kart Inc, Entertainment District PIK 2, mulai Oktober hingga Desember 2026. Sebanyak enam putaran telah disiapkan, dengan total hadiah mencapai Rp500 juta dan kesempatan bagi tim juara untuk tampil di SWS E-Sprint International Final 2027 di Finlandia.
Baca Juga : Dari 3 Bulan Mengenal Balap ke Sepang, Bos Alvin Dampingi Langkah Fiandra dan Firza
Salah satu tantangan baru yang patut diperhatikan adalah penerapan format Endurance Race pada dua putaran. Format ini menuntut tim tidak hanya mengandalkan kecepatan pembalap, tetapi juga kemampuan menjaga konsistensi dan menyusun strategi pergantian pembalap.
Kehadiran Tim Baru Ubah Peta Persaingan
Musim kedua KPL akan diikuti sejumlah tim yang sebelumnya telah meramaikan kompetisi, seperti Speed Adrenaline, Formula IDN Academy, Dewa United Motorsports, dan Andy Opagaul.
Persaingan juga akan semakin ramai dengan kehadiran tiga tim baru, yakni DART Elite Karting, AAA Clan, dan Saker Racing Team. Bertambahnya peserta membuka peluang munculnya persaingan yang lebih beragam di setiap kelas.

Baca Juga : Ini Dia Layout Klaten International Motocross, 31 Titik Wajib Kamu Catat!
Bagi tim yang sudah berpengalaman, kondisi ini menjadi tantangan tersendiri untuk mempertahankan konsistensi. Sementara itu, tim pendatang baru memiliki kesempatan untuk langsung menunjukkan kemampuan mereka di tengah persaingan yang sudah terbentuk.
Speed Adrenaline Hadapi Tantangan Mempertahankan Gelar
Sebagai juara Team Championship KPL Season 1, Speed Adrenaline kembali memasang target tinggi. Tim asal Jakarta ini berambisi mempertahankan gelar sekaligus mendominasi seluruh kelas yang dipertandingkan.
Raphael Anggoman menyebut kehadiran Jose Janto menjadi tambahan kekuatan bagi timnya dalam menghadapi musim kedua.
“Speed Adrenaline akan kembali berlaga di season 2 dengan lebih kuat. Dengan tambahan squad baru yakni Jose Janto, kami optimistis bisa back to back merebut team championship serta mendominasi seluruh kelas,” ujar Raphael.
Baca Juga : Semarakkan JMF 2026, Astra Motor Yogyakarta Hadirkan Rangkaian Pameran Spesial
Di kelas Pro, Speed Adrenaline akan mengandalkan Raphael Anggoman, Demas Agil, dan Atthaya Kenzie. Sementara kelas Pro-Am diperkuat Temmy Senric dan Raphael Edmund, dengan Raira Bhaskara sebagai pembalap cadangan.
Untuk kategori Woman, Anggia akan menjadi andalan utama dengan Wiwik sebagai pembalap cadangan.
Kelas Junior dan Endurance Jadi Sorotan
Selain persaingan kelas utama, kategori Junior juga berpotensi menyajikan pertarungan menarik. Regulasi musim ini memungkinkan setiap tim mendaftarkan dua pembalap utama dan satu pembalap cadangan.
Rayden Anggoman, adik Raphael Anggoman, menjadi salah satu pembalap muda yang akan memperkuat Speed Adrenaline. Ia menyebut persiapan fisik dan strategi menjadi bagian penting dalam menghadapi persaingan musim ini.
“Persiapan antara lain fisik dan strategi. KPL season 2 musim ini akan lebih seru dan kompetitif karena semakin banyak yang ikutan,” kata Rayden.
Baca Juga : Ini Dia Layout Klaten International Motocross, 31 Titik Wajib Kamu Catat!
Seri perdana dijadwalkan berlangsung pada 3 Oktober 2026. Dengan format baru, tambahan peserta, serta hadiah dan peluang berkompetisi di level internasional, KPL Season 2 akan menjadi panggung untuk menguji kemampuan pembalap dan kesiapan tim sepanjang enam putaran kompetisi.

