Benarkah Pemanasan Mesin Mobil Pagi Hari Sudah Tidak Relevan?
Pemanasan Mesin Mobil Pagi Hari Sudah Tidak Relevan? Ini Penjelasannya
KABAR OTO – Kebiasaan memanaskan mesin mobil setiap pagi masih banyak dilakukan oleh pemilik kendaraan. Namun, seiring perkembangan teknologi otomotif, praktik tersebut tidak lagi sepenuhnya relevan, terutama pada mobil-mobil keluaran terbaru.
Sistem pelumasan dan manajemen mesin modern kini dirancang agar mesin bisa langsung bekerja dengan aman tanpa perlu pemanasan lama seperti mobil generasi lama.
Indikator Suhu Jadi Patokan Utama
Pemilik bengkel AD Oya, Widodo, menjelaskan bahwa mobil modern pada dasarnya tidak membutuhkan waktu pemanasan yang lama sebelum digunakan.
“Kalau mobil yang sudah pakai fitur baru, biasanya ada tulisan cool. Selama indikator itu sudah mati, artinya mobil sudah siap jalan,” ujar Widodo.
Baca Juga : Baru Tahu, Inilah Kelebihan Cat Body Motor Bekas Berwarna Putih
Indikator suhu mesin tersebut menunjukkan bahwa sistem mesin sudah berada pada kondisi aman untuk mulai berkendara.
Mobil Jarum Analog Juga Tak Perlu Lama
Untuk mobil yang masih menggunakan panel instrumen analog atau jarum penunjuk suhu, Widodo menegaskan bahwa pemanasan lama juga tidak diperlukan.
“Kalau yang masih pakai jarum, patokannya sebenarnya sampai kipas radiator nyala. Tapi itu juga terlalu lama. Yang penting indikator cool atau gambar airnya saja sampai mati,” jelasnya.
Menunggu hingga kipas radiator menyala dinilai terlalu berlebihan dan tidak memberikan manfaat tambahan.
Baca Juga : Harga Yamaha Nmax Januari 2026 Naik! Ternyata Segini Bandrol Terbarunya
Lima Menit Sudah Lebih dari Cukup
Jika pemilik kendaraan tetap ingin memanaskan mesin, Widodo menyarankan durasi yang tidak perlu lama.
“Kalaupun mau dipanaskan sebenarnya lima menit itu sudah lebih dari cukup,” ujarnya.
Waktu tersebut sudah memadai untuk memastikan sirkulasi oli berjalan dengan baik ke seluruh komponen mesin.
Mobil Jarang Dipakai Justru Wajib Dipanaskan
Meski pemanasan mesin pagi hari tidak lagi wajib, Widodo menekankan bahwa mobil yang jarang digunakan tetap perlu dijalankan secara rutin.
“Kalo mobil jarang jalan, minimal seminggu sekali harus dipakai. Soalnya kalau kelamaan diam, tapak ban bisa rusak karena tekanannya tidak berubah posisi,” kata Widodo.
Mobil yang terlalu lama diam berpotensi mengalami masalah, tidak hanya pada mesin, tetapi juga pada ban, aki, dan komponen lain.
Baca Juga :Mitsubishi Triton Street: Tampilan Agresif, Fitur Fungsional
Kebiasaan memanaskan mesin mobil setiap pagi bukan lagi keharusan, khususnya untuk mobil modern. Yang terpenting adalah:
- Memahami karakter kendaraan
- Memperhatikan indikator suhu mesin
- Menggunakan mobil secara rutin
Dengan perawatan yang tepat dan penggunaan yang teratur, kondisi mobil akan tetap prima dan awet tanpa perlu pemanasan berlebihan.