Didukung Gubernur, Pembalap Muda Sumsel Ini Terbang ke Spanyol Demi Mimpi Jadi Bintang Dunia
Didukung langsung Gubernur Sumsel, Kenzie Akbar Da Ninos jalani sekolah balap di Spanyol. Simak kisah lengkap pembalap muda potensial ini menuju panggung dunia.
Kabaroto.id – Hai, sobat kabar oto Langkah berani ditempuh pembalap muda asal Sumatera Selatan, Kenzie Akbar Da Ninos. Di usia yang masih sangat belia, ia kini tengah menjalani program sekolah balap di Spanyol, sebuah keputusan besar yang digadang-gadang menjadi gerbang menuju karier internasionalnya.
Tak sekadar berangkat dengan modal tekad dan dukungan keluarga, perjalanan Kenzie kali ini mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah. Dukungan langsung dari orang nomor satu di Sumatera Selatan menjadi cerita tersendiri di balik keberangkatannya ke Negeri Matador.
Momen penting itu bermula pada 17 Desember 2025. Saat itu, Kenzie bersama sang ayah, Bang Nino, bertemu dengan Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru. Pertemuan tersebut turut dihadiri Ketua IMI Sumsel Alpian Makoni beserta jajaran pengurus.

Dalam suasana audiensi yang berlangsung hangat, sang gubernur langsung menanyakan keinginan pribadi Kenzie terkait masa depannya di dunia balap.
“Apa permintaan Kenzie?” tanya gubernur.
Tanpa ragu, Kenzie menyampaikan keinginannya untuk bersekolah balap di Spanyol. Jawaban itu rupanya langsung mendapat respons positif. Herman Deru segera menginstruksikan Asisten I serta Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumsel untuk menjadi leading sector dalam merealisasikan program tersebut.
Langkah cepat ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah daerah serius mendukung talenta muda berprestasi, khususnya di cabang olahraga otomotif yang selama ini jarang mendapat sorotan sebesar sepak bola atau bulu tangkis.
Dukungan tersebut tentu bukan tanpa alasan. Kenzie telah mencatatkan prestasi membanggakan di level nasional maupun internasional.
Ia pernah menjuarai ajang FIM MiniGP tingkat nasional dan mewakili Indonesia di kejuaraan dunia FIM MiniGP di Valencia, Spanyol, yang kini dikenal dengan nama MiniMoto.

Menariknya, Kenzie disebut sebagai satu-satunya pembalap Indonesia yang mendapatkan dukungan langsung dari kepala daerah untuk mengikuti sekolah balap di Spanyol. Program beasiswa ini dijalankan secara penuh oleh Kepala Dispora Sumsel H. M. Alfajri Zabidi yang all-out memastikan seluruh kebutuhan program terpenuhi.
Tak hanya itu, dukungan juga datang dari anggota DPRD Provinsi Sumsel H. Ahmad Palo serta dikoordinasikan bersama KONI Sumsel, menciptakan sinergi lintas lembaga demi satu tujuan: melahirkan pembalap masa depan yang mampu bersaing di pentas dunia.
Keberangkatan Kenzie ke Barcelona bukan sekadar program dua bulan biasa. Ini adalah investasi jangka panjang dalam pembinaan atlet berbasis sistem dan pendidikan formal balap di Eropa.

Spanyol sendiri dikenal sebagai salah satu pusat pengembangan pembalap dunia, tempat lahirnya banyak rider MotoGP dan ajang balap bergengsi.
Dengan pengalaman dan pelatihan yang diperoleh di sana, Kenzie diharapkan tidak hanya meningkatkan kemampuan teknis, tetapi juga mental bertanding di level internasional.
Langkah Sumatera Selatan ini bisa menjadi model pembinaan atlet daerah lain di Indonesia bahwa kolaborasi pemerintah, stakeholder olahraga, dan keluarga mampu membuka jalan bagi talenta muda untuk menembus panggung global.
Jika konsistensi ini terjaga, bukan tidak mungkin dalam beberapa tahun ke depan, nama Kenzie Akbar Da Ninos akan berkibar membawa Merah Putih di ajang balap dunia.