Ini Efeknya Membiarkan Kolong Mobil Kotor dan Tak Pernah Dicuci
Dampak Kolong Mobil Kotor, Bisa Picu Karat dan Kerusakan Kaki-Kaki
KABAR OTO – Cuaca yang tidak menentu dan intensitas hujan yang tinggi membuat banyak jalan dipenuhi lumpur, pasir, dan debu. Tanpa disadari, kotoran tersebut akan menempel dan mengendap di bagian kolong mobil.
Jika dibiarkan terlalu lama, kolong mobil yang kotor bisa memicu berbagai kerusakan pada komponen penting.
Baca Juga : Setelah Serah Terima, Pemilik Ungkap Kesan Pertama Pakai Jetour T2
1. Muncul Karat pada Komponen Logam
Menurut Triyono dari bengkel Family Auto Service di Bekasi, kotoran yang lama mengendap dapat memicu karat di bagian bawah mobil.
Endapan tanah dan air hujan mempercepat proses oksidasi pada:
-
Rangka bawah
-
Baut dan sambungan
-
Komponen kaki-kaki
Jika karat sudah muncul, kerusakan komponen tinggal menunggu waktu.
2. Karet dan Boot Cepat Getas
Selain logam, bagian berbahan karet juga rentan rusak akibat kotoran yang menumpuk.
Beberapa komponen yang bisa terdampak antara lain:
-
Boot sokbreker
-
Rack steer boot
-
Karet bushing
Kotoran dan kelembapan membuat karet cepat getas, retak, bahkan sobek.
Baca Juga : Gas Resmi di Lintasan, Bukan di Jalanan, Track Day GDS Februari 2026 Jadi Panggung Regenerasi Drag Bike
3. Kaki-Kaki Lebih Cepat Aus
Kolong mobil yang kotor mempercepat keausan sistem kaki-kaki. Lumpur dan pasir yang menempel bisa masuk ke celah komponen dan mempercepat gesekan.
Akibatnya:
-
Timbul bunyi pada suspensi
-
Handling kurang stabil
-
Biaya perbaikan membengkak
Pentingnya Cuci Kolong Secara Berkala
Untuk mencegah kerusakan, pemilik mobil disarankan lebih rutin mencuci kolong, terutama saat musim hujan.
Membersihkan kolong mobil secara berkala dapat:
-
Mencegah karat
-
Menjaga komponen karet tetap elastis
-
Memperpanjang usia kaki-kaki
Jangan biarkan kotoran jalan mengendap terlalu lama. Perawatan sederhana ini bisa menghindarkan dari biaya perbaikan yang lebih besar di kemudian hari.
Baca Juga : Mudik Lebaran Naik Daihatsu Rocky 2021 Bekas, Tipe 1.2 X M/T Mulai Rp 150 Juta