Jangan Sampai Terlewat! Segini Usia Ideal Pemakaian Air Radiator, Telat Ganti Mesin Bisa Overheat
Manfaat Kuras Air Radiator Motor Secara Berkala, Bikin Mesin Awet
KABAR OTO – Serupa dengan oli mesin, air radiator atau coolant juga memiliki batas usia pemakaian yang tidak boleh diabaikan. Sayangnya, masih banyak pemilik kendaraan yang mengira air radiator bisa digunakan selamanya selama volumenya masih cukup.
Padahal, waktu atau interval penggantian air radiator memang lebih lama dibanding oli mesin, namun tetap harus mengikuti panduan pabrikan kendaraan.
Patokan Waktu Ganti Air Radiator Menurut Ahli
Menurut Novarian Praputranda, Aftermarket Section Head Seiken Indonesia, waktu penggantian coolant disesuaikan dengan manual book kendaraan.
Standar Umum Penggantian Coolant
“Kalau standar kami, pergantian air radiator mengikuti OEM pada 40.000 km atau 2 tahun sekali,” jelas Rian, sapaan akrabnya.
Baca Juga : Oli Mesin Cepat Habis? Ini Cara Hitung Umur Pakainya yang Jarang Diketahui
Pada usia tersebut, kualitas air radiator mulai menurun meskipun secara visual masih terlihat normal.
Kenapa Air Radiator Wajib Diganti Tepat Waktu?
Memasuki usia 2 tahun atau 40 ribu kilometer, performa coolant mulai menurun.
Aditif Pelindung Mulai Melemah
“Proteksi dan kadar aditifnya lama-lama turun levelnya, sehingga tidak maksimal lagi melindungi radiator,” ungkap Rian.
Akibatnya, air radiator lebih mudah mendidih, yang berdampak langsung pada naiknya suhu mesin atau overheat.
Bahaya Telat Ganti Air Radiator
Jika dibiarkan terlalu lama, air radiator yang sudah menurun kualitasnya dapat menyebabkan:
Baca Juga : Mobil Bunyi Saat Belok Pelan? Komponen Kaki-kaki Ini Mulai Rusak, Jangan Diabaikan
- Mesin cepat panas
- Radiator berkarat
- Selang radiator getas
- Risiko overheat meningkat
Oleh karena itu, disarankan mengganti air radiator sebelum jadwal maksimal agar sistem pendingin tetap optimal.
Kandungan Penting dalam Air Radiator
Di dalam coolant terdapat berbagai zat aditif penting, salah satunya ethylene glycol (EG).
Fungsi Ethylene Glycol
Ethylene Glycol berfungsi untuk:
- Mencegah air radiator cepat mendidih
- Menjaga suhu mesin tetap stabil
- Melindungi radiator dari karat dan korosi
Tanpa kadar EG yang optimal, fungsi pendinginan mesin tidak akan maksimal.
Baca Juga : Dua Penyebab Honda BeAT Injeksi Mendadak Mogok di Jalan, Pemilik Wajib Tahu
Jangan menunggu mesin overheat baru mengganti air radiator. Usia pemakaian air radiator ideal adalah 2 tahun atau 40.000 km, sesuai standar OEM. Dengan mengganti coolant tepat waktu, radiator lebih awet dan performa mesin tetap prima.