Konsistensi Apollo Power Malang Berlanjut! Hattrick Podium di Tiga Kota Berbeda Nih
Kabaroto.id – Apollo Power Malang kini makin sering Muncul di berbagai event dragbike, khususnya di kelas sport 250. Bukan tanpa alasan, tim yang bermarkas di Jl. Terusan Sulfat No.13, Pandanwangi, Blimbing, Malang, Jawa Timur ini sukses menunjukkan grafik performa yang stabil dan konsisten. Tiga event, tiga kota berbeda, dan selalu pulang dengan podium, sebuah pencapaian yang bikin lawan mulai pasang radar.

Bernaung di bawah komando Nabeelzia, yang merangkap sebagai owner sekaligus tuner, Apollo Power tampil dengan konsep sederhana tapi efektif, yakni fokus ke konsistensi dan chemistry tim. Hasilnya pun bukan gimmick. Bersama pembalap andalan Hawin “Jintul”, Apollo Power membuktikan bahwa kerja rapi dan mental baja masih jadi kunci di lintasan lurus.

Debut rangkaian podium dimulai di Super Drag Way, saat Hawin menunggangi CBR AZAZEL milik Nabeelzia. Meski persaingan ketat, Jintul sukses mengamankan podium 2 kelas Bracket 8 detik, dalam kesempatan itu Kabaroto berkesempatan mampir di paddock mereka di sela-sela balapan, sambutan hangat dan bercerita tentang planing tim kedepan, dan benar saja konsisten podium di event berikutnya. Lanjut ke Kota Kediri di ajang Rookie Matapanah, Hawin kembali dipercaya menggeber CBR BAWASLU milik Farell Athalla. Ini jadi momen spesial karena merupakan penampilan perdana di event Jawa Timur, namun justru berbuah manis dengan podium 1 Bracket 8 detik. Padahal, event tersebut diwarnai drama, mulai dari kendala kopling, gearset, hingga cuaca ekstrem yang sempat bikin lintasan chaos.

Tak berhenti di situ, Apollo Power kembali turun di Rookie Bupati Cup Lumajang. Mengandalkan CBR EL DIABLO milik Elan, tim ini berhasil membawa pulang podium 2 dan 4. Walau sempat diterpa engine trouble dan minim waktu setting untuk mencari time stabil, Apollo Power tetap mampu tampil solid dan kompetitif.

Sosok Hawin Jintul sendiri jadi aset penting tim. Rider asal Solo ini dikenal punya feeling kuat, mental tahan banting, dan tekad gaspol, kombinasi yang membuatnya selalu jadi pilihan utama Apollo Power di berbagai event. Chemistry makin lengkap dengan kehadiran mekanik muda Exa Kusuma, yang baru berusia 19 tahun dan juga berasal dari Solo. Di balik motor-motor kencang Apollo Power, sentuhan tangan dingin Exa jadi faktor krusial.

Dengan hasil positif yang terus berlanjut, Apollo Power Malang membuktikan bahwa konsistensi bukan sekadar slogan. Di tengah kerasnya persaingan dragbike sport 250, mereka hadir sebagai tim yang siap fight, siap berkembang, dan jelas bukan sekadar numpang lewat di podium. Oh iya bagi teman-teman yang pengin tunggangan nya sport 250 nya atau spek sport lainya yang pengin kenceng khas Apollo Power bisa main ke home base mereka, sang mekanik Exa dan Nabeelzia siap kerjakan. Bravo!.