Lebih Canggih! Ternyata Ini Bedanya Busi Mobil Hybrid dengan Busi Mobil Biasa

0

KABAR OTO – Selain mobil listrik, perkembangan mobil berteknologi hybrid di pasar otomotif Tanah Air terbilang sangat cepat. Sejumlah pabrikan saling berlomba melengkapi lini produknya dengan varian hybrid, mulai dari segmen MPV hingga SUV.

Bagi Anda yang sudah memiliki mobil hybrid dan ingin melakukan perawatan, ada satu komponen yang tidak boleh salah pilih, yakni busi. Pasalnya, busi mobil hybrid ternyata tidak selalu sama dengan busi mobil bensin konvensional.

Busi Mobil Hybrid Tidak Bisa Disamakan

Menurut Diko Octaviano, ATS & Product Development Assistant Manager PT Nittera Mobility Indonesia selaku pabrikan busi NGK, perbedaan busi sangat bergantung pada teknologi hybrid yang digunakan masing-masing merek.

Baca Juga : Pintu Mobil Tidak Mengunci Semua? Jangan Panik, Central Lock Bisa Jadi Biang Rusaknya

Hybrid Suzuki dan Toyota Berbeda

“Perbedaan busi tergantung dari brand kendaraannya. Kalau mobil hybrid Suzuki, businya masih sama dengan yang dipakai mesin bensin biasa. Tapi di mobil Toyota, businya berbeda,” buka Diko.

Hal ini terjadi karena teknologi hybrid yang digunakan kedua pabrikan tersebut tidak sama. Suzuki masih mengandalkan sistem mild hybrid, sedangkan Toyota menggunakan teknologi hybrid yang lebih advance.

Teknologi Hybrid Lebih Advance Butuh Busi Khusus

Pada mobil hybrid Toyota, mesin dituntut bekerja dengan performa tinggi sekaligus tetap bersih dari residu pembakaran.

Baca Juga : Pintu Mobil Tidak Mengunci Semua? Jangan Panik, Central Lock Bisa Jadi Biang Rusaknya

Tuntutan High Performance dan Emisi Bersih

“Artinya mesin hybridnya dituntut untuk high performance dan clean dari residu,” jelas Diko yang berkantor di Ciracas, Jakarta Timur.

Karena tuntutan tersebut, busi yang digunakan harus memiliki kemampuan pembakaran lebih stabil dan efisien dibanding busi konvensional.

Busi Mobil Hybrid Pakai Double Electrode

Salah satu perbedaan paling mencolok ada pada konstruksi elektroda busi.

Menurut Diko, teknologi hybrid Toyota membutuhkan busi dengan double electrode atau elektroda ganda.

Contoh Kode Busi Mobil Hybrid Toyota

Sebagai contoh, Toyota Veloz saat masih menggunakan mesin bensin konvensional memakai busi NGK dengan kode ILKAR6B11.

“Setelah diganti ke hybrid, businya berubah jadi DILKAR6T8, sama dengan yang digunakan pada Innova Zenix Hybrid,” kata Diko.

Perubahan ini terletak pada desain elektroda, dari yang sebelumnya single electrode menjadi double electrode, demi menghasilkan pembakaran yang lebih optimal.

Baca Juga : Bingung Cari Penyebab Mesin Mobil Jadi Pincang? Cek Komponen Ini, Sering Disepelekan

Sudah Menggunakan Teknologi Laser Iridium

Tak hanya soal jumlah elektroda, busi mobil hybrid juga sudah mengadopsi teknologi laser iridium terbaru.

“Logam mulia ganda pada elektroda merupakan generasi terbaru dari teknologi busi,” ujar Diko.

Teknologi ini sebelumnya sudah banyak digunakan pada mobil-mobil yang dijual di pasar Eropa dan kini menjadi standar untuk memenuhi regulasi emisi gas buang yang ketat.

Jangan Salah Pilih Saat Ganti Busi Mobil Hybrid

Karena perbedaan teknologi tersebut, pemilik mobil hybrid disarankan tidak sembarangan saat membeli busi pengganti.

Pastikan kode busi yang dipilih benar-benar sesuai dengan spesifikasi mobil hybrid yang digunakan. Salah memilih busi bisa memengaruhi performa mesin, efisiensi bahan bakar, hingga emisi gas buang.

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *