Mesin Mobil Bekas Pincang Bukan Karena Busi? Ini Penyebab Sebenarnya

0
Mesin Mobil Bekas Pincang Bukan Karena Busi? Ini Penyebab Sebenarnya

Mesin Mobil Bekas Pincang Bukan Karena Busi? Ini Penyebab Sebenarnya

KABAR OTO – Banyak pemilik mobil langsung menuduh busi sebagai penyebab saat mesin terasa pincang. Padahal, belum tentu busi yang bermasalah.

Mesin pincang biasanya ditandai dengan:

  • Putaran idle tidak stabil

  • Mesin terasa bergetar

  • Tenaga berkurang

  • Konsumsi BBM lebih boros

Kondisi ini jelas bikin panik. Selain tidak nyaman, risiko mogok di jalan juga makin besar.

Menurut Andy Santoso, pemilik Bengkel Mobil 77, banyak kasus mesin pincang ternyata bukan disebabkan busi mati.

Baca Juga : Bikin Mesin Getar dan Dompet Jebol! Ini Alasan Jangan Sembarangan Ganti Setang Piston di Motor Bekas

Kasus di Nissan Livina Lama, Biangnya Cop Busi

Pada beberapa model seperti Nissan Livina generasi lama, masalah sering muncul dari selongsong cop busi yang patah.

Kenapa Cop Busi Bisa Rusak?

Cop busi dan koil pada Livina lama sudah menjadi satu kesatuan (assy). Seiring usia pakai, material plastiknya bisa getas dan rapuh.

Baca Juga : Program Safety Moreno Soeprapto Mulai Terlihat, Final SCR Jadi Bukti Nyata Komitmen IMI

Saat cop busi patah:

  • Tegangan tinggi dari koil bocor ke samping

  • Pembakaran jadi tidak sempurna

  • Mesin terasa pincang

Karena bentuknya menyatu, jika cop busi rusak maka penggantian harus satu set dengan koil.

Mau Ganti Baru atau Copotan?

Untuk harga spare part original koil assy Nissan Livina lama, kisarannya:

  • Rp 900.000 hingga Rp 1.000.000 per buah

Jika ingin lebih hemat, tersedia opsi part copotan berkualitas dengan harga sekitar setengahnya.

Baca Juga : Jangan Salah Ukuran! Ini Panduan Ubah Gir Depan di Motor Bekas Biar Nggak Salah Setel

Mesin mobil bekas yang pincang memang sering dikaitkan dengan busi. Tapi sebelum buru-buru mengganti busi, periksa juga kondisi cop busi dan koil, terutama pada mobil dengan sistem coil-on-plug seperti Livina lama.

Diagnosis yang tepat bukan cuma bikin hemat biaya, tapi juga mencegah kerusakan lanjutan. Jadi kalau mesin mulai bergetar dan idle nggak stabil, cek dulu komponen pengapian secara menyeluruh. Jangan sampai salah tebak dan keluar biaya dua kali.

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *