Pengembangan Merek Lexus: Dari Nama Alexis hingga Filosofi “The Relentless Pursuit of Perfection”

0
Pengembangan Merek Lexus: Dari Nama Alexis hingga Filosofi "The Relentless Pursuit of Perfection"

Pengembangan Merek Lexus: Dari Nama Alexis hingga Filosofi "The Relentless Pursuit of Perfection"

KabarOto.id – Setelah Toyota Motor Corporation memulai Proyek F1 pada 1983 untuk menciptakan mobil mewah kelas dunia, langkah selanjutnya adalah mengembangkan merek baru yang benar-benar berbeda dari Toyota. Toyota menyadari, untuk menembus pasar premium internasional, dibutuhkan bukan hanya produk berkualitas, tetapi juga identitas merek yang kuat.

Proses Pencarian Nama Lexus

Team One dan 219 Calon Nama

Pada tahun 1986, Toyota menunjuk agensi periklanan Saatchi & Saatchi untuk mengelola strategi pemasaran merek baru ini. Mereka membentuk tim khusus bernama Team One, yang bertugas menciptakan citra eksklusif Lexus.

Saat itu ada 219 nama calon merek yang diajukan. Salah satu yang sempat menjadi kandidat kuat adalah Alexis. Namun, nama ini batal dipakai karena terlalu mirip dengan karakter populer di sebuah serial TV Amerika Serikat pada masa itu.

Dari Alexis Menjadi Lexus

Setelah melalui diskusi panjang, diputuskan untuk mengubah nama: huruf “A” di depan dihapus dan huruf “i” diganti dengan “u”, sehingga lahirlah nama Lexus. Nama ini terdengar modern, elegan, dan mudah diingat, sesuai dengan citra mobil mewah global yang diinginkan Toyota.

Filosofi Slogan Lexus

The Relentless Pursuit of Perfection

Selain nama, identitas merek juga diperkuat dengan slogan ikonik yang dikembangkan oleh Team One:

“The Relentless Pursuit of Perfection”
atau dalam bahasa Indonesia berarti Tak Berhenti Mengejar Kesempurnaan.

Slogan ini mencerminkan dedikasi Lexus untuk memberikan kualitas, kenyamanan, dan performa terbaik di setiap produknya. Filosofi ini kemudian menjadi dasar strategi pemasaran Lexus di seluruh dunia.

Baca Juga: Petunjuk Membersihkan Gas Air Mata dari Mobil Secara Aman: Tips Ahli agar Cat dan Kaca Tetap Terlindungi

Logo Lexus: Simbol Elegan dalam Bentuk “L” Oval

Proses Desain Logo

Logo Lexus dirancang oleh Molly Designs bersama Hunter Communications. Desain akhir menampilkan huruf “L” elegan yang dibingkai dalam bentuk oval. Logo ini melambangkan:

  • Presisi dan kualitas tinggi, sesuai dengan standar manufaktur Toyota.
  • Kesederhanaan dan kemewahan, karakter khas mobil premium Jepang.
  • Identitas global, mudah dikenali di berbagai negara.

Gril Trapesium dengan Emblem Lexus

Pada produk-produknya, terutama sedan mewah seperti Lexus IS, logo tersebut dipasang di gril depan berbentuk trapesium, menegaskan kesan eksklusif sekaligus memberikan ciri khas yang membedakan Lexus dari merek lain.

Strategi Branding Lexus di Pasar Global

Lexus tidak hanya mengandalkan kualitas teknis, tetapi juga membangun branding mewah dan prestisius yang bisa bersaing dengan Audi, BMW, dan Mercedes-Benz. Beberapa strategi yang membuat Lexus diterima di pasar internasional antara lain:

  • Identitas merek yang konsisten: Nama, slogan, dan logo yang kuat.

Baca Juga: Pilih Coolant yang Tepat Agar Mesin Tetap Dingin dan Awet, Ini Tips dari Pakar

  • Kampanye pemasaran global: Mengutamakan kesan elegan, eksklusif, dan premium.
  • Filosofi kualitas total: Setiap detail kendaraan diperhatikan, dari desain interior hingga pengalaman berkendara.

Pengembangan merek Lexus merupakan langkah strategis Toyota untuk memasuki pasar mobil mewah dunia. Dari nama Alexis yang diubah menjadi Lexus, lahirnya slogan “The Relentless Pursuit of Perfection”, hingga terciptanya logo “L” dalam oval yang ikonik—semuanya dirancang untuk membangun identitas yang kuat.

Hasilnya, Lexus kini bukan hanya dikenal sebagai mobil premium Jepang, tetapi juga sebagai simbol kemewahan global yang setara dengan merek-merek Eropa ternama.

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *