Rasa Berkendara Mobil Berubah Setelah Ganti Ban? Ini Faktor Teknisnya
Mobil Terasa Berbeda Setelah Ganti Ban? Ini Faktor Teknis yang Jarang Disadari
KABAR OTO – Sebagian pemilik mobil kerap merasakan perubahan karakter berkendara setelah mengganti ban. Perubahan ini bisa berupa setir terasa lebih berat, mobil terasa melayang, atau respons kemudi yang terasa berbeda dibandingkan sebelumnya. Kondisi tersebut sebenarnya tergolong wajar dan berkaitan erat dengan faktor teknis pada ban baru.
Menurut Hendy, pemilik toko ban H&H di kawasan Pasar Mobil Kemayoran, ada beberapa penyebab utama yang memicu perubahan rasa berkendara setelah pemasangan ban baru.
Faktor Teknis Penyebab Rasa Berkendara Berubah
Proses Penyesuaian Ban Baru
Salah satu penyebab paling umum adalah proses adaptasi ban baru. Ban yang baru dipasang masih memiliki lapisan sisa produksi di permukaannya, sehingga terasa lebih licin pada awal pemakaian.
Baca Juga : Tanda Oli Sokbreker Depan Minta Diganti yang Jarang Orang Sadar
“Ban baru masih punya lapisan sisa produksi yang bikin permukaannya terasa licin di awal pemakaian,” kata Hendy.
Selain itu, kedalaman tapak ban baru masih maksimal sehingga karakternya terasa lebih kaku dibanding ban lama yang sudah aus.
Tapak Ban Belum Optimal
Kedalaman tapak yang masih penuh membuat respons ban terasa berbeda, terutama saat bermanuver di kecepatan tinggi. Efeknya, mobil bisa terasa kurang responsif atau sedikit melayang.
“Biasanya butuh 300 sampai 800 kilometer sampai tapak ban benar-benar optimal,” jelas Hendy.
Penggantian Ban Tidak Sekaligus
Masalah lain bisa muncul jika penggantian ban hanya dilakukan sebagian, misalnya hanya dua ban saja. Perbedaan kedalaman tapak antara ban baru dan ban lama dapat memengaruhi keseimbangan mobil.
Baca Juga : Ban Mobil Terasa Keras? Ini Faktor yang Bisa Mempengaruhinya
“Kalau cuma ganti dua ban, beda kedalaman tapak bisa bikin mobil terasa limbung,” tutup Hendy.
Balancing dan Spooring Belum Dilakukan
Getaran di Setir
Faktor yang sering luput disadari adalah ban belum melalui proses balancing setelah pemasangan. Jika balancing belum dilakukan dengan benar, getaran halus di setir bisa muncul pada kecepatan tertentu.
Mobil Menarik ke Satu Sisi
Sementara itu, spooring yang belum presisi dapat membuat mobil terasa menarik ke satu sisi atau setir tidak kembali lurus saat dilepas. Kondisi ini tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga berpotensi mempercepat keausan ban.
Baca Juga : Mesti Tahu Nih, Ternyata Ini Akibat Biarkan Paku Ada di Ban Mobil
Perubahan rasa berkendara setelah ganti ban merupakan hal yang wajar, selama masih dalam batas normal. Namun, untuk memastikan kenyamanan dan keamanan tetap optimal, pastikan ban sudah melalui masa adaptasi, diganti secara seimbang, serta dilakukan balancing dan spooring dengan benar.