Tarikan Mobil Terasa Berat? Bisa Jadi Busi Minta Diganti, Ini Penjelasan Ahlinya!

0
Tarikan mobil berat karena busi

Tarikan mobil berat karena busi

KABAR OTO – Tarikan mobil bensin yang terasa berat sering kali membuat pengemudi tidak nyaman, terutama saat berakselerasi. Salah satu penyebab yang kerap diabaikan adalah kondisi busi. Padahal, busi memiliki peran vital dalam memicu proses pembakaran di ruang bakar mesin. Busi yang bekerja optimal akan menghasilkan pembakaran yang sempurna dan efisien. Sebaliknya, jika performanya menurun, tenaga mesin ikut terdampak.

Busi Aus Bikin Pembakaran Tidak Maksimal

Diko Oktaviano, Assistant Manager Technical Service & Product Development PT Nittera Mobility Indonesia selaku produsen busi NGK, membenarkan bahwa busi yang sudah jelek dapat membuat tarikan mobil terasa berat. “Setuju kalau tarikan mobil jadi berat karena busi itu benar adanya, karena kondisi busi sudah jelek,” ujar Diko.

Ia menjelaskan, elektroda busi yang sudah aus tidak mampu menghasilkan percikan bunga api yang optimal. “Elektroda yang sudah aus membuat percikan bunga api enggak maksimal menghasilkan ledakan besar di ruang bakar,” jelasnya.  Akibatnya, pembakaran di dalam silinder tidak menghasilkan dorongan piston yang kuat, sehingga tenaga mesin berkurang.

Baca Juga : Denza Siap Bawa Model Baru ke Indonesia Tahun Depan, Bocoran Presiden Direktur BYD Bikin Penasaran!

Pengemudi Harus Injak Gas Lebih Dalam

Saat pembakaran tidak maksimal, pengemudi terpaksa menginjak pedal gas lebih dalam untuk mendapatkan tenaga yang diinginkan. Kondisi inilah yang membuat mobil terasa lebih berat saat dikendarai, terutama saat menyalip atau menanjak.

Tarikan Berat Berbanding Lurus dengan BBM Boros

Selain menurunkan performa, busi aus juga berdampak langsung pada konsumsi bahan bakar. “Semakin terasa berat tarikan mobil karena busi yang sudah aus maka semakin boros juga konsumsi BBM-nya,” terang Diko.

Pembakaran yang tidak efisien membuat mesin membutuhkan lebih banyak bahan bakar untuk menghasilkan tenaga yang sama.

Baca Juga : Honda Transalp Edisi Spesial Meluncur, Pakai Livery Retro yang Bikin Nostalgia!

Ganti Busi Sesuai Interval

Untuk mencegah masalah ini, penggantian busi harus dilakukan sesuai rekomendasi pabrikan. Sebagai contoh, busi iridium umumnya memiliki masa pakai hingga 100.000 kilometer, tergantung kondisi pemakaian dan karakter mesin. Tarikan mobil yang berat tidak selalu disebabkan masalah besar pada mesin. Kondisi busi yang sudah aus bisa menjadi biang keladinya. Dengan perawatan rutin dan penggantian busi tepat waktu, performa mesin tetap optimal, tarikan kembali ringan, dan konsumsi BBM pun lebih efisien.

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *