Usai Balapan Penuh Bencana di Catalunya, Murid Tertua Rossi Franco Morbidelli Diganjar Hukuman untuk MotoGP San Marino 2025
Usai Balapan Penuh Bencana di Catalunya, Murid Tertua Rossi Franco Morbidelli Diganjar Hukuman untuk MotoGP San Marino 2025
KabarOto.id – MotoGP Catalunya 2025 menjadi seri yang penuh drama bagi Franco Morbidelli, pembalap Pertamina Enduro VR46. Alih-alih menambah poin penting, murid tertua Valentino Rossi itu justru mengalami balapan penuh bencana di Circuit de Barcelona-Catalunya, Spanyol.
Morbidelli gagal meraih poin baik di Sprint Race maupun balapan utama. Dua kali start buruk membuat posisinya langsung terperosok ke barisan tengah hingga belakang. Padahal, di sprint ia sempat berpeluang besar karena start dari P4.
Sprint Race Berakhir Tragis
Di Sprint Race, Morbidelli langsung melorot ke posisi 16 usai start. Situasi semakin buruk ketika ia melakukan manuver agresif yang berujung petaka. Morbidelli menyenggol Jorge Martin (Aprilia), sehingga keduanya terjatuh dan gagal finis.
Insiden ini membuat Race Direction memberikan hukuman long lap penalty untuk Morbidelli yang harus dijalani pada balapan utama hari Minggu. Hukuman tersebut makin menambah panjang daftar masalah yang dihadapinya di Catalunya.
Balapan Utama Tak Kalah Buruk
Saat balapan utama, Morbidelli kembali kehilangan momentum di awal lomba. Start buruk membuatnya tertinggal jauh dari rombongan depan. Meski berusaha mengejar, penalti long lap membuat posisinya makin terpuruk.
Alhasil, Morbidelli sama sekali tidak mampu meraih poin dari Catalunya. Catatan buruk ini menjadi pukulan telak bagi kariernya yang sempat diharapkan bisa bangkit bersama tim VR46 musim ini.
Baca Juga: Marquez Sebut Suatu Saat Bisa Ada pada Posisi Bagnaia, Sindiran Halus atau Realita MotoGP?
Hukuman Menanti di MotoGP San Marino 2025
Kabar buruk tak berhenti di Catalunya. Morbidelli dipastikan masih harus menjalani hukuman tambahan di MotoGP San Marino 2025, yang berlangsung 12–14 September mendatang di Misano. Hal ini semakin memberatkan langkahnya, apalagi San Marino adalah seri “rumah” bagi tim VR46.
Sebagai murid pertama Valentino Rossi yang naik kelas ke MotoGP, Morbidelli kini berada dalam tekanan besar. Ia dituntut membuktikan diri layak bersaing di level tertinggi setelah performanya terus menurun.
Morbidelli dalam Sorotan Publik dan Tim
Sebagai bagian dari akademi VR46, Morbidelli menjadi simbol perjalanan panjang “murid-murid Rossi” di MotoGP. Namun, dengan hasil buruk dan hukuman beruntun, posisinya kini berada dalam sorotan tajam.
Jika gagal tampil kompetitif di San Marino, masa depannya di MotoGP bisa kembali dipertanyakan. Sementara itu, VR46 tentu berharap Morbidelli bisa segera bangkit demi menjaga citra tim dan kejayaan akademi yang dibangun Valentino Rossi.
Franco Morbidelli mengalami balapan penuh bencana di MotoGP Catalunya 2025. Gagal meraih poin, terjatuh bersama Jorge Martin, hingga diganjar hukuman long lap penalty membuat performanya kian terpuruk. Kini, dengan hukuman tambahan yang harus dijalani di MotoGP San Marino, tantangan Morbidelli makin berat.