Jangan Abaikan, Ini Tanda Tutup Radiator Mobil Kesayangan Mulai Melemah
Jangan Dianggap Sepele, Ini Tanda Tutup Radiator Mobil Sudah Melemah
KABAR OTO – Pernah mengalami air radiator mobil tiba-tiba berkurang, padahal tidak terlihat adanya kebocoran? Jangan langsung panik. Bisa jadi masalahnya bukan di selang atau radiator, melainkan pada tutup radiator yang sudah melemah.
Kondisi ini sering terjadi pada mobil bekas dan kerap luput dari perhatian pemilik kendaraan.
Peran Penting Tutup Radiator pada Mobil
Air radiator atau coolant memiliki peran vital dalam sistem pendingin mesin. Tanpa air radiator, suhu mesin akan cepat naik dan berujung overheat.
Dalam sistem pendingin, air radiator terus bersirkulasi menyerap panas mesin. Agar sirkulasi berjalan optimal, sistem ini harus tertutup rapat, dan di sinilah tutup radiator berperan penting.
Baca Juga : Sudah Tahu Belum? Ternyata Mengeringkan Body Motor Pakai Kanebo Punya Efek Samping
Air Radiator Hilang Tanpa Bocor, Ini Penyebabnya
Dalam beberapa kasus, air radiator bisa menghilang secara tiba-tiba tanpa ada tanda kebocoran sama sekali.
Menurut Opik, mekanik di Bengkel Mobil 77, kondisi ini sering disebabkan oleh tutup radiator yang sudah tidak bekerja optimal.
“Air radiator yang hilang tiba-tiba ini penyebabnya bisa dikarenakan tutup radiator yang sudah rusak,” ujar Opik.
Karet Tutup Radiator Melemah dan Rusak
Air Radiator Menguap Tanpa Disadari
Opik menjelaskan, saat karet penyekat pada tutup radiator rusak atau sobek, tekanan di dalam sistem pendingin tidak bisa dijaga.
“Air radiator yang hilang ini terjadi karena adanya penguapan,” tambahnya.
Baca Juga : Pemilik Mobil Harus Tahu, Begini Ciri-Ciri Tie Rod Mobil yang Sudah Rusak
Ketika mesin panas, air radiator akan menguap dan keluar secara perlahan tanpa terlihat, biasanya terjadi saat mobil sedang berjalan sehingga sulit disadari oleh pemilik mobil.
Umur Pakai Jadi Penyebab Utama
Tutup radiator dilengkapi karet penyekat untuk menahan tekanan dan mencegah kebocoran. Namun, karena faktor umur dan panas mesin, karet ini sangat rentan mengeras, retak, atau sobek.
Jika sudah rusak, tutup radiator tidak bisa diperbaiki.
“Enggak bisa diperbaiki, ya harus ganti baru,” terang Opik.
Perhatikan Spesifikasi Tekanan Tutup Radiator
Saat mengganti tutup radiator, pemilik mobil tidak boleh asal pilih. Pastikan spesifikasi tekanan tutup radiator pengganti sama dengan bawaan pabrik.
Biasanya angka tekanan ini tertulis di bagian atas tutup radiator. Jika spesifikasinya berbeda, justru bisa menimbulkan masalah baru pada sistem pendingin mesin.
Baca Juga : Sudah Tahu Belum? Ternyata Mengeringkan Body Motor Pakai Kanebo Punya Efek Samping
Jika air radiator mobil sering berkurang tanpa ada kebocoran, jangan abaikan kondisi tutup radiator. Karet penyekat yang melemah bisa menyebabkan penguapan air radiator secara perlahan dan berisiko memicu overheat. Solusinya, segera ganti tutup radiator dengan spesifikasi tekanan yang sesuai agar sistem pendingin tetap bekerja optimal.