Pemilik Mobil Harus Tahu, Begini Ciri-Ciri Tie Rod Mobil yang Sudah Rusak

0
Pemilik Mobil Wajib Tahu, Ini Ciri-Ciri Tie Rod Mobil Rusak dan Dampaknya

Pemilik Mobil Wajib Tahu, Ini Ciri-Ciri Tie Rod Mobil Rusak dan Dampaknya

KABAR OTO – Pemilik mobil, terutama mobil bekas, wajib mewaspadai kondisi kaki-kaki kendaraan. Salah satu komponen yang perannya sangat vital namun sering diabaikan adalah tie rod. Jika tie rod mulai rusak, dampaknya tidak hanya terasa di setir, tetapi juga bisa membahayakan keselamatan berkendara.

Fungsi Tie Rod pada Mobil

Setiap mobil dibekali komponen bernama tie rod yang berfungsi menghubungkan setir dengan roda depan. Tie rod meneruskan gerakan putar setir menjadi gerakan maju-mundur untuk mengarahkan roda ke kiri dan ke kanan.

Baca Juga : Pantas Saja, Ternyata Box Aki Motor Matic di Dek Kaki Juga Wajib Dibersihkan

Selain itu, tie rod juga berperan penting dalam menjaga kestabilan serta kelurusan roda saat mobil berjalan, bekerja selaras dengan sistem rack steer.

Tie Rod Bisa Rusak Seiring Pemakaian

Seiring usia dan pemakaian, komponen tie rod tentu akan mengalami keausan. Menurut Andy Santoso, pemilik Bengkel Mobil 77, titik kerusakan paling sering terjadi pada bagian tie rod end.

“Biasanya kerusakan tie rod ada di bagian tie rod end,” ujar Andy saat ditemui di Jl. Suka Damai 2, Eyang Agung, Ciputat.

Masalah Umum pada Tie Rod End

Bantalan Karet Mengalami Kerusakan

Pada bagian tie rod end terdapat bantalan karet yang berfungsi memberikan fleksibilitas saat roda bergerak mengikuti kontur jalan.

“Pada tie rod end terdapat bantalan karet yang memang dibuat agar fleksibel,” tambah Andy.

Jika bantalan karet ini rusak atau mengeras, fungsi tie rod akan terganggu dan dampaknya langsung terasa oleh pengemudi.

Baca Juga : Layak Jadi Mobil Keluarga, Mitsubishi Xpander 2019 Bekas Harganya Tinggal Segini

Ciri-Ciri Tie Rod Mobil yang Rusak

Jika karet tie rod end sudah rusak, beberapa gejala berikut biasanya akan muncul:

  • Setir terasa tidak stabil atau oblak

  • Mobil terasa melayang saat kecepatan tinggi

  • Handling kurang presisi saat berbelok

  • Muncul bunyi klotok atau gluduk di kaki-kaki

  • Mobil sulit dikendalikan di jalan bergelombang

Kondisi ini jelas berbahaya, terutama saat mobil dipacu dalam kecepatan tinggi.

Dampak Tie Rod Rusak Jika Terus Dibiarkan

Mobil Tidak Stabil dan Membahayakan

Jika terus dibiarkan, tie rod rusak membuat roda tidak lagi stabil. Akibatnya, mobil terasa limbung dan berisiko membahayakan pengemudi serta penumpang.

Ban Cepat Botak Tidak Merata

“Selain itu, kalau terus dibiarkan maka ban akan mengalami kerusakan,” beber Andy.

Kerusakan tie rod end membuat sudut roda berubah, sehingga ban akan botak tidak rata.

Spooring Tidak Bisa Lurus

Masalah lain yang sering muncul, saat dilakukan spooring, angka tidak akan ketemu. Ini menandakan tie rod sudah tidak layak pakai dan perlu diganti sebelum spooring ulang.

Baca Juga : Pemilik Harus Tahu, Ini Alasan Kaca Mobil Wajib Dibersihkan Secara Rutin

Mengetahui ciri-ciri tie rod mobil yang rusak sangat penting bagi pemilik mobil. Kerusakan umumnya terjadi pada tie rod end, terutama bantalan karetnya. Jika setir terasa tidak stabil, mobil melayang di kecepatan tinggi, atau ban cepat botak, sebaiknya segera periksa tie rod sebelum menimbulkan risiko yang lebih besar.

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *