Beda dari yang Lain! King23 Racing Team Bawa Filosofi “Tulus dan Ikhlas” di Superprix Boyolali
King23 Racing Team hadir di Superprix Boyolali dengan filosofi “Tulus dan Ikhlas”. Tim ini tak hanya fokus menang, tetapi juga membangun nilai positif di dunia balap.
Kabaroto.id – Hai, sobat kabar oto Di tengah ketatnya persaingan Superprix Superchallenge seri kedua di Sirkuit Boyolali, Jawa Tengah, hadir satu tim yang mencuri perhatian bukan hanya lewat performa, tetapi juga lewat nilai yang mereka bawa. King23 Racing Team tampil dengan pendekatan berbeda yang lebih menekankan pada pembentukan karakter di balik dunia balap.
Tim yang dimiliki oleh David atau yang akrab disapa Bos King ini mengusung filosofi kuat yang tercermin dalam tagline mereka, “Berbuat yang Terbaik Tulus dan Ikhlas.” Lebih dari sekadar slogan, nilai tersebut menjadi pegangan utama dalam membangun budaya tim yang solid dan positif.
Menurut Bos David, dunia balap tidak melulu soal siapa yang paling cepat di lintasan atau siapa yang paling sering naik podium. Ada hal yang lebih luas yang bisa dibangun dari olahraga ini, yakni karakter, kebersamaan, dan semangat juang.

“Balap itu bisa jadi media untuk membangun nilai-nilai positif selain sportivitas, semangat juang, kebersamaan, dan kekeluargaan,” ungkap Bos King.
Pendekatan humanis yang diterapkan membuat suasana di dalam King23 Racing Team terasa lebih hangat dan kekeluargaan. Para pembalap dan kru tidak hanya bekerja sebagai tim, tetapi juga seperti satu keluarga yang saling mendukung di setiap kondisi.
Hal ini menjadi salah satu pembeda utama King23 Racing Team dibanding tim lain yang berlaga di Superprix Boyolali. Tidak hanya fokus pada hasil akhir, tetapi juga pada proses dan nilai yang dibangun selama perjalanan kompetisi.
Kehadiran tim ini pun memberi warna tersendiri di paddock Superprix. Di tengah panasnya persaingan di lintasan, King23 Racing Team menunjukkan bahwa dunia balap juga bisa menjadi ruang untuk menyebarkan energi positif, solidaritas, dan ketulusan.