Bukannya Awet! Olesi Rantai dan Gir Motor Bekas Pakai Oli Bekas Malah Bikin Cepat Rusak

0
Bahaya Pakai Oli Bekas untuk Rantai Motor, Gir Bisa Cepat Runcing

Bahaya Pakai Oli Bekas untuk Rantai Motor, Gir Bisa Cepat Runcing

KABAR OTO – Rantai dan gir punya peran vital pada motor sport maupun bebek. Komponen ini bertugas menyalurkan tenaga dari mesin ke roda belakang. Karena posisinya terbuka dan berada di bagian bawah, rantai dan gir sangat rentan terkena debu, pasir, dan air.

Itulah kenapa pelumasan rutin jadi hal wajib supaya performa tetap maksimal dan usia pakai lebih panjang. Namun, banyak pemilik motor bekas yang masih menggunakan oli mesin bekas untuk melumasi rantai. Tujuannya biar hemat dan dianggap tetap licin. Padahal, efeknya justru sebaliknya.

Kenapa Oli Bekas Berbahaya untuk Gir dan Rantai?

Menurut Aril, mekanik bengkel R59 Racing di Ciputat, oli mesin bekas tidak disarankan untuk pelumasan rantai.

Baca Juga : Astra Motor Yogyakarta Perkenalkan All New Honda Vario 125, Kini Hadir dengan Gaya Street

1. Mengandung Kotoran Logam

Oli bekas biasanya mengandung gram-gram besi sisa gesekan mesin. Partikel kecil ini bisa menempel di rantai dan gir, lalu mempercepat keausan.

Akibatnya:

  • Gir cepat runcing

  • Rantai cepat mulur

  • Performa motor menurun

2. Debu dan Pasir Mudah Menempel

Oli bekas cenderung lebih lengket dan kotor, sehingga debu dan pasir makin mudah menempel. Kalau dibiarkan, komponen bisa aus lebih cepat.

Baca Juga : Jelang Event Black Xperience TPG Semarang Drag Carnival 2026 Siap Panaskan Kota Atlas

Padahal, bahkan debu dan pasir saja sudah cukup untuk mempercepat kerusakan, apalagi ditambah serpihan logam.

Efek Jangka Panjangnya

Kalau terus dibiarkan:

  • Rantai harus sering disetel

  • Suara kasar muncul saat motor berjalan

  • Potensi loncat rantai meningkat

  • Biaya ganti satu set rantai dan gir jadi lebih cepat keluar

Bukannya hemat, malah bikin pengeluaran lebih besar.

Solusi yang Disarankan

Agar rantai awet, gunakan pelumas khusus rantai (chain lube) secara berkala. Pelumas jenis ini dirancang khusus untuk menahan panas, debu, dan tekanan kerja rantai.

Jika terpaksa menggunakan oli, pilih oli mesin baru atau oli gardan baru, bukan oli bekas pakai.

Baca Juga : Gak Cuma Kurang Bertenaga! Ini Efek Samping Knalpot Motor Bekas Bocor Kalau Dibiarkan

Mengolesi rantai dan gir motor bekas dengan oli mesin bekas memang terlihat praktis dan hemat. Tapi risiko kerusakannya jauh lebih besar. Gir bisa cepat runcing dan rantai lebih cepat mulur.

Perawatan sederhana yang benar justru membuat komponen lebih awet dan performa motor tetap optimal. Jadi, jangan tergiur hemat sesaat yang malah bikin tekor di kemudian hari.

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *