Mesin Diesel Mau Awet dan Halus? Jangan Lewatkan Purging, Ini Manfaat Besarnya
Mesin Diesel Mau Awet dan Halus? Jangan Lewatkan Purging, Ini Manfaat Besarnya
KABAR OTO Semua pemilik mobil tentu menginginkan kendaraannya tetap awet dan minim masalah. Hal ini juga berlaku bagi pemilik mobil bermesin diesel, yang dikenal tangguh namun tetap membutuhkan perawatan khusus agar performanya selalu optimal.
Salah satu perawatan yang wajib dilakukan pada mesin diesel adalah purging. Perawatan ini kerap dianggap sepele, padahal manfaatnya sangat besar untuk menjaga kesehatan mesin dalam jangka panjang.
Apa Itu Purging Mesin Diesel?
Purging mesin diesel adalah metode pembersihan komponen fuel system, mulai dari injektor, saluran bahan bakar, hingga ruang bakar. Proses ini bertujuan untuk mengikis kerak karbon yang menumpuk akibat sisa pembakaran.
Cairan cleaner khusus dimasukkan langsung ke sistem injeksi, lalu mesin dihidupkan agar cairan tersebut bersirkulasi dan membersihkan kotoran yang menempel.
“Seperti yang kita tahu kan bahan bakar diesel seperti solar biasa kandungan sulfurnya cukup tinggi, jadi lama kelamaan akan kotor,” ujar Erick Budiman, pemilik bengkel Jakarta Diesel Squad (JDS).
Baca juga:Aki Mobil Cepat Tekor Padahal Baru? Waspada, Kabel Ini Sering Jadi Biang Kerok
Kapan Mesin Diesel Perlu Dipurging?
Menurut Erick, mesin diesel yang digunakan setiap hari idealnya menjalani purging secara rutin.
“Mesin diesel butuh di-purging setidaknya setiap 6 bulan sekali jika mobil dipakai setiap harinya,” tambahnya.
Sistem Close Loop Circulation
Proses purging dilakukan dengan sistem close loop circulation pada fuel system. Artinya, cairan pembersih hanya bersirkulasi di sistem bahan bakar tanpa tercampur solar dari tangki, sehingga proses pembersihan berjalan lebih maksimal.
Baca juga:Starter Motor Bekas Cuma Bunyi Cetak-cetek? Jangan Salahin Aki, Ini Biang Masalah Sebenarnya
Manfaat Purging untuk Mesin Diesel
Purging mesin diesel memberikan banyak keuntungan, baik dari sisi kenyamanan berkendara maupun performa mesin.
Mesin Lebih Halus dan Responsif
Kerak karbon yang menumpuk dapat mengganggu proses pembakaran. Setelah purging, pembakaran menjadi lebih sempurna sehingga getaran mesin terasa lebih halus.
Tenaga mesin juga menjadi lebih responsif dan bertenaga, yang berdampak langsung pada akselerasi mobil.
Asap Hitam Berkurang dan Emisi Lebih Baik
“Enggak ketinggalan juga asap hitam yang dihasilkaan juga jauh lebih minim sehingga emisi gas buang jauh lebih baik,” terang Erick, yang bengkelnya berlokasi di Pondok Bambu, Jakarta Timur.
Dengan emisi yang lebih bersih, mesin diesel tidak hanya lebih ramah lingkungan, tetapi juga lolos uji emisi dengan lebih mudah.
Baca juga:Motor Matic Bergetar Parah dari CVT? Jangan Disepelekan, Bisa Jadi Karet Kecil Ini Minta Diganti
Konsumsi BBM Lebih Irit
Pembakaran yang optimal membuat bahan bakar digunakan secara efisien. Alhasil, konsumsi BBM menjadi lebih irit dan performa mesin tetap terjaga.
Purging Wajib untuk Mesin Diesel
Purging mesin diesel merupakan perawatan rutin yang sangat disarankan untuk menjaga performa, efisiensi bahan bakar, serta usia pakai mesin. Dengan melakukan purging secara berkala, mesin diesel akan tetap halus, bertenaga, dan bebas dari masalah akibat kerak karbon.