Penyebab Mobil Boros BBM: Cek 5 Hal Sepele Ini!
Penyebab Mobil Boros BBM, Ternyata Karena Hal Sepele
KABAR OTO – Konsumsi bahan bakar yang tiba-tiba terasa lebih boros sering kali membuat pemilik mobil langsung curiga ada kerusakan besar. Padahal, dalam banyak kasus, penyebab mobil boros BBM justru berasal dari hal-hal sepele yang kerap luput dari perhatian.
Menurut Widodo, pemilik bengkel AD. Oh ya, ada beberapa faktor sederhana yang sangat memengaruhi efisiensi konsumsi bahan bakar kendaraan.
1. Salah Pilih Jenis BBM
Salah satu faktor utama yang sering terjadi adalah pemilihan bahan bakar yang tidak sesuai dengan spesifikasi mesin.
“Oktan yang tidak sesuai atau pemilihan BBM yang keluar dari spesifikasi mesin. Bahkan naik oktan pun tidak boleh,” kata Widodo saat dihubungi, Selasa (6/1/2026).
Baca Juga : Bikin Hemat Kantong, Ini Manfaat Kuras Air Radiator Motor Secara Berkala
Masih banyak pemilik mobil beranggapan bahwa menggunakan BBM dengan oktan lebih tinggi otomatis membuat mesin lebih irit. Padahal, jika mesin tidak dirancang untuk oktan tinggi, manfaatnya tidak signifikan terhadap efisiensi BBM.
2. Kondisi Mesin Tidak Prima
Selain jenis BBM, kondisi mesin juga sangat berpengaruh terhadap konsumsi bahan bakar.
“Kedua, sudah pasti kondisi mesinnya tidak fit,” ujar Widodo.
Mesin yang jarang diservis, busi sudah haus, filter udara kotor, atau setelan mesin tidak optimal membuat proses pembakaran tidak efisien. Akibatnya, mesin membutuhkan lebih banyak BBM untuk menghasilkan tenaga yang sama.
3. Servis Berkala Terlewat
Banyak pemilik mobil menunda servis berkala karena merasa mobil masih bisa digunakan normal. Padahal, komponen kecil seperti busi dan filter udara berperan besar terhadap efisiensi BBM.
Jika komponen tersebut sudah tidak optimal, konsumsi BBM akan meningkat tanpa disadari.
Baca Juga : Jangan Sampai Terlewat! Segini Usia Ideal Pemakaian Air Radiator, Telat Ganti Mesin Bisa Overheat
4. Ukuran Ban Lebih Besar dari Standar
Faktor lain yang sering dianggap sepele adalah perubahan pada kaki-kaki, khususnya penggunaan ban dan pelek dengan ukuran lebih besar dari standar pabrikan.
“Selain itu, lingkaran ring, ketebalan ban atau diameter lingkaran pelek. Semakin besar akan semakin boros karena rotasinya kan lebih berat tenaganya,” jelas Widodo.
Ban dan pelek berdiameter besar membutuhkan tenaga ekstra untuk berputar, terutama saat akselerasi dari kecepatan rendah.
5. Beban Kerja Mesin Jadi Lebih Berat
Kombinasi ban besar, kondisi mesin kurang fit, dan BBM yang tidak sesuai membuat beban kerja mesin meningkat. Mesin harus bekerja lebih keras untuk menghasilkan performa yang sama, sehingga konsumsi bahan bakar pun otomatis naik.
Baca Juga : Terasa Setelah 3 Bulan, Ini Efek Samping Pakai Per CVT Motor Matic Terlalu Keras
Mobil boros BBM tidak selalu disebabkan kerusakan besar. Lima hal sepele seperti salah pilih BBM, kondisi mesin tidak prima, telat servis, hingga penggunaan ban dan pelek besar bisa jadi biang keladinya. Dengan perawatan yang tepat dan sesuai spesifikasi pabrikan, konsumsi BBM bisa kembali lebih efisien dan stabil.