Sudah Tahu Belum? Ini Ciri-ciri Per Klep Motor Bekas Mulai Lemah

0
Ciri Per Klep Motor Bekas Lemah, Suara Kasar Muncul Saat Mesin Panas

Ciri Per Klep Motor Bekas Lemah, Suara Kasar Muncul Saat Mesin Panas

KABAR OTO – Di motor bekas, per klep punya peran penting sebagai pembalik posisi klep setelah ditekan pelatuk yang mengikuti putaran noken as. Komponen kecil ini memastikan klep bisa membuka dan menutup dengan presisi sesuai timing mesin.

Kalau per klep mulai lemah, efeknya bisa terasa ke performa dan suara mesin.

Gejala Unik: Suara Kasar Hanya Saat Mesin Panas

Menurut Bowo, mekanik bengkel R59 Racing di Ciputat, ciri paling umum per klep lemah adalah suara mesin kasar yang muncul saat kondisi mesin sudah panas.

Yang unik, saat mesin masih dingin suara tersebut biasanya belum terdengar.

Baca Juga : Gak Perlu Alat! Begini Cara Mudah Cek Jalur Rumah Roller Motor Matic

Kenapa begitu?

Saat suhu mesin meningkat, daya pegas per klep yang sudah lemah akan makin menurun. Pegas menjadi lebih lembek sehingga kerja buka-tutup klep tidak lagi optimal. Inilah yang memunculkan bunyi kasar dari area head silinder.

Tarikan Motor Jadi Berat

Selain suara kasar, tanda lain per klep lemah adalah penurunan performa.

Karena buka-tutup klep tidak maksimal, aliran campuran udara dan bahan bakar terganggu. Dampaknya, tarikan motor terasa lebih berat dan respons mesin menurun.

Baca Juga : Ternyata Melepas Aki Motor Bekas Gak Boleh Asal

Jika dibiarkan, kondisi ini bisa mempercepat keausan komponen lain di area kepala silinder.

Kapan Harus Dicek?

Jika muncul gejala berikut:

  • Suara berisik di head silinder saat mesin panas

  • Tarikan motor terasa berat

  • Performa menurun tanpa sebab jelas

Sebaiknya segera lakukan pengecekan bagian per klep.

Baca Juga : Ternyata Ini Penyebab Mangkok Kampas Ganda Motor Matic Jadi Warna Pelangi

Per klep motor bekas yang mulai lemah punya gejala khas: suara kasar muncul saat mesin panas dan performa menurun. Jangan anggap sepele, karena komponen ini berperan penting dalam kerja klep.

Deteksi dini bisa mencegah kerusakan lebih besar dan menjaga performa mesin tetap optimal.

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *