Tanda Oli Sokbreker Depan Minta Diganti yang Jarang Orang Sadar

0
Jarang Disadari! Ini Tanda Oli Sokbreker Depan Motor Sudah Minta Diganti

Jarang Disadari! Ini Tanda Oli Sokbreker Depan Motor Sudah Minta Diganti

KABAR OTO – Seiring pemakaian, oli sokbreker depan motor ternyata bisa mengalami penurunan kualitas dan perlu diganti secara berkala. Banyak pemilik motor belum menyadari bahwa oli sokbreker memiliki fungsi penting layaknya oli mesin, yakni menjaga kinerja dan kenyamanan suspensi depan.

“Oli sokbreker motor itu seperti oli mesin juga, awalnya kental, nanti lama enggak diganti bisa berubah menjadi lebih encer,” ujar Fajar, pemilik bengkel spesialis sokbreker Berkah Fajar Motor.

Ciri Oli Sokbreker Depan Sudah Tidak Ideal

Bantingan Jadi Kurang Nyaman

Oli sokbreker yang sudah berubah kekentalannya akan langsung memengaruhi performa suspensi. Gejala paling umum adalah bantingan sokbreker yang terasa kurang nyaman saat digunakan harian.

Baca Juga : Banyak yang Lupa, Ini Manfaat Ganti Radiator Coolant Berkala untuk Mesin Mobil

“Gejala umumnya itu membuat mainnya sokbreker jadi kurang nyaman,” kata Fajar yang bengkelnya berada di Jalan Cagar Alam, Depok, Jawa Barat.

Sokbreker Mudah Kandas dan Mentok

Tanda lain yang sering diabaikan adalah sokbreker depan langsung turun atau kandas ketika motor baru dinaiki. Bahkan, dalam kondisi tertentu motor bisa terlihat ceper.

Selain itu, saat melewati jalan rusak, lubang, atau polisi tidur, sokbreker terasa mudah sekali ngejedug atau mentok.

“Kemudian saat melewati jalan rusak atau polisi tidur, mudah sekali ngejedug,” ungkap Fajar.

Kapan Oli Sokbreker Depan Harus Diganti?

Menurut Fajar, penggantian oli sokbreker depan sebaiknya dilakukan secara rutin agar performanya tetap optimal.

Baca Juga : Kenapa Suhu Mesin Mobil Mudah Naik Saat Macet? Ini Alasannya yang Jarang Disadari

Motor Harian

Untuk motor dengan pemakaian normal atau harian, penggantian oli sokbreker depan disarankan setiap 5 hingga 6 bulan sekali.

Motor Ojol dan Kurir

Sementara itu, motor yang digunakan untuk ojek online atau kurir memiliki beban kerja sokbreker yang lebih berat. Karena itu, penggantian oli sokbreker sebaiknya dilakukan lebih cepat, yakni setiap 3 atau 4 bulan sekali.

Baca Juga : Ban Mobil Terasa Keras? Ini Faktor yang Bisa Mempengaruhinya

Jangan Tunggu Sampai Rembes

Jika sokbreker motor mulai menunjukkan gejala seperti bantingan tidak nyaman, mudah mentok, atau terlalu empuk, sebaiknya segera periksa kondisi oli sokbrekernya. Meski belum terlihat rembes, mengganti oli sokbreker depan bisa membuat bantingan kembali nyaman dan stabil.

Perawatan sederhana ini bisa memperpanjang usia sokbreker dan meningkatkan kenyamanan berkendara sehari-hari.

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *