Kabaroto – Bukan sekadar adu kencang, Tommy Richard Orlando membuktikan bahwa riset mandiri bisa menjadi senjata ampuh untuk merajai lintasan. Pembalap asal Bantul, Yogyakarta, ini tampil gacor bersama Yamaha RX King racikan sendiri dengan merebut podium juara kelas Super Pro Sport 2T TU 140cc pada Casytha Manahadap Road Race Championship Seri 2 2026.

Performa impresif Tommy sudah terlihat sejak Sabtu, saat sesi Qualifying Time Trial (QTT). RX King andalannya tampil kompetitif dan berhasil menunjukkan potensi terbaik. Konsistensi tersebut berlanjut hingga balapan utama pada Minggu, ketika Tommy sukses mengamankan kemenangan di tengah persaingan yang dihuni nama-nama tangguh.
Bukan lawan sembarangan, Tommy harus menghadapi para jagoan balao seperti Rizky KN, Benaya Farel, Bahkan Sakti Andre, hingga Danang KU ada di kompetisi kelas ini. Namun, kali ini hasil riset dan pengembangan motornya berbicara di lintasan.
Menariknya, Tommy tidak sekadar mengandalkan kemampuan sebagai pembalap, tetapi juga turun langsung mengembangkan performa motor dua tak RX King kesayangannya. Salah satu pembaruan terdapat pada sektor knalpot, khususnya baffle dan stinger dengan model cobra yang menjadi bagian dari eksperimen terbarunya.

Tak berhenti di situ, Tommy turut mengandalkan quickshifter Litedrive, produk buatan lokal yang menurutnya mampu mendukung perpindahan gigi secara kompetitif. Berdasarkan hasil pengujian dyno yang disampaikan, RX King racikannya mencatatkan tenaga 35 HP dengan torsi 23,7 Nm.
Angka tersebut menjadi gambaran hasil pengembangan yang dilakukan melalui riset mandiri. Karena dikerjakan sendiri, berbagai setup motor juga dapat disesuaikan dengan karakter dan gaya balap Tommy, sehingga ia semakin nyaman saat memacu motor di lintasan.

Kemenangan ini menjadi bukti bahwa kombinasi kemampuan riding, ketekunan melakukan riset, dan pemahaman teknis bisa menghasilkan paket balap yang kompetitif.
Selamat untuk Tommy Richard Orlando! Hasil riset sendiri, performa terbukti, dan podium jadi bukti. Kita nantikan lagi aksi serta inovasi terbaru dari Tommy di kompetisi berikutnya. Keep racing, gaspol terus ndo!.

