Waspada di Jalan! Astra Motor Yogyakarta “Bongkar” Cara Prediksi Bahaya ke Siswa SMK Bhumi Phala, Ini yang Bikin Kaget
Astra Motor Yogyakarta menggelar edukasi safety riding bertema prediksi bahaya bagi 75 siswa SMK Bhumi Phala Temanggung di Astra Motor Safety Riding Center Yogyakarta. Program ini fokus meningkatkan kewaspadaan berkendara dan keselamatan remaja di jalan raya.
Kabaroto.id – Keselamatan berkendara di kalangan remaja kembali menjadi perhatian serius. Melihat tingginya mobilitas pelajar yang menggunakan sepeda motor setiap hari, Astra Motor Yogyakarta mengambil langkah preventif melalui edukasi keselamatan jalan raya bagi siswa SMK Bhumi Phala Parakan, Temanggung.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam kampanye keselamatan berkendara #Cari_Aman, yang terus digencarkan di wilayah Yogyakarta, Kedu, dan Banyumas. Edukasi difokuskan pada peningkatan kewaspadaan dan kemampuan siswa dalam mengenali potensi bahaya di jalan.
Edukasi Safety Riding untuk Remaja, Fokus pada Keselamatan Sejak Dini

Siswa Dibekali Cara Prediksi Bahaya di Jalan Raya
Program pelatihan ini digelar di Astra Motor Safety Riding Center Yogyakarta selama dua hari, pada 7–8 Mei 2026. Sebanyak 75 siswa terpilih mengikuti pelatihan intensif yang dirancang khusus untuk meningkatkan kesadaran keselamatan berkendara.
Materi utama yang diberikan adalah prediksi bahaya, yaitu kemampuan membaca situasi lalu lintas sebelum risiko terjadi. Para siswa diajak mengubah pola pikir dari sekadar mampu mengendarai motor menjadi pengendara yang selalu waspada dan siap mengantisipasi kondisi jalan.
Pendekatan ini dinilai penting mengingat sebagian besar kecelakaan lalu lintas pada usia remaja sering dipicu oleh kurangnya kewaspadaan dan keputusan spontan di jalan.
Simulasi Interaktif Pakai Honda Riding Trainer (HRT)
Dalam pelatihan ini, Astra Motor Yogyakarta juga memanfaatkan teknologi simulasi Honda Riding Trainer (HRT). Alat ini memungkinkan peserta menghadapi berbagai skenario bahaya di jalan secara virtual tanpa risiko kecelakaan nyata.
Melalui simulasi tersebut, siswa dilatih untuk mengenali potensi bahaya seperti kendaraan tiba-tiba berpindah jalur, pejalan kaki yang menyeberang mendadak, hingga kondisi lalu lintas padat yang membutuhkan konsentrasi tinggi.
Metode pembelajaran interaktif ini membuat siswa lebih mudah memahami situasi nyata yang mungkin mereka hadapi saat berkendara sehari-hari.
Praktik Langsung dan Evaluasi Teknik Berkendara

Latihan di Lapangan dengan Pengawasan Instruktur
Selain teori dan simulasi, siswa yang sudah memiliki SIM C dan berusia minimal 17 tahun juga mendapatkan kesempatan untuk mengikuti praktik langsung di lintasan khusus.
Di bawah pengawasan instruktur profesional, peserta dievaluasi secara individual mulai dari teknik pengereman, pengendalian motor, hingga keseimbangan saat berkendara. Tujuannya adalah memastikan setiap siswa memiliki kemampuan dasar berkendara yang aman dan benar.
Pendekatan praktik ini menjadi bagian penting dalam membentuk kebiasaan berkendara yang lebih disiplin dan bertanggung jawab di jalan raya.
Pembentukan Mental Pengendara yang Lebih Siap
Pelatihan ini tidak hanya menitikberatkan pada keterampilan teknis, tetapi juga pada pembentukan mental pengendara. Para siswa diajak memahami bahwa keselamatan di jalan bukan hanya soal kemampuan, tetapi juga soal sikap dan pengendalian diri.
Dengan pemahaman tersebut, diharapkan para remaja dapat lebih bijak dalam mengambil keputusan saat berkendara dan menghindari perilaku berisiko.
Komitmen Astra Motor dalam Kampanye #Cari_Aman
Edukasi untuk Tekan Risiko Kecelakaan Remaja
Marketing Manager Astra Motor Yogyakarta, Julius Armando, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung keselamatan berkendara di kalangan generasi muda.
Ia mengingatkan bahwa jalan raya adalah ruang bersama yang membutuhkan kewaspadaan tinggi dari setiap pengguna. Kelengahan sesaat dapat berdampak besar terhadap keselamatan diri sendiri maupun orang lain.
Melalui edukasi ini, Astra Motor Yogyakarta berharap para siswa dapat menjadi pengendara yang lebih sadar risiko dan mampu menjaga keselamatan saat berkendara.
Sinergi Bagi Negeri Lewat Edukasi Berkelanjutan
Program ini juga merupakan bagian dari inisiatif Sinergi Bagi Negeri, yang menjadi payung kegiatan sosial Astra Motor di berbagai bidang, termasuk keselamatan berkendara.
Dengan melibatkan sekolah sebagai mitra, Astra Motor berupaya memperluas dampak edukasi agar lebih banyak generasi muda mendapatkan pemahaman yang benar tentang keselamatan di jalan.
Harapan Tekan Angka Kecelakaan di Kalangan Pelajar
Astra Motor Yogyakarta berharap pelatihan ini dapat memberikan dampak jangka panjang terhadap perilaku berkendara siswa, khususnya di wilayah Yogyakarta, Kedu, dan Banyumas.
Dengan kemampuan prediksi bahaya yang lebih baik, diharapkan angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pelajar dapat ditekan secara signifikan.
Edukasi ini menjadi langkah nyata dalam menciptakan budaya berkendara yang lebih aman, disiplin, dan bertanggung jawab di kalangan generasi muda Indonesia.