Banyak yang Lupa, Ini Manfaat Ganti Radiator Coolant Berkala untuk Mesin Mobil
Banyak yang Lupa! Ini Manfaat Ganti Radiator Coolant Berkala agar Mesin Tidak Overheat
KABAR OTO – Radiator coolant atau air radiator sering kali luput dari perhatian pemilik mobil. Cairan pendingin ini memang terus bersirkulasi di dalam mesin dan selama tidak ada kebocoran, volumenya terlihat tetap aman. Akibatnya, banyak pengemudi menganggap radiator coolant tidak perlu diganti secara berkala.
Padahal, radiator coolant memiliki peran vital dalam menjaga suhu mesin tetap stabil dan bekerja di temperatur ideal.
Kandungan Coolant Bisa Menurun Seiring Pemakaian
Radiator coolant umumnya merupakan campuran ethylene glycol, air, serta zat anti karat. Seiring waktu dan pemakaian, kandungan tersebut akan mengalami penurunan kualitas dan kemampuan pendinginan.
Baca Juga : Kenapa Suhu Mesin Mobil Mudah Naik Saat Macet? Ini Alasannya yang Jarang Disadari
Jika coolant yang sudah menurun kualitasnya terus dipaksakan digunakan, temperatur mesin akan bekerja di suhu yang lebih tinggi dari seharusnya.
“Temperatur mesin yang bekerja pada suhu tinggi ini bisa membuat mesin mendekati overheat,” ujar Sugiyanto dari bengkel Auto Clinic di kawasan Harapan Indah, Bekasi.
Risiko Mesin Rusak Jika Coolant Tidak Diganti
Suhu Tinggi Merusak Mesin dan Oli
Sugiyanto menjelaskan, suhu mesin yang terlalu tinggi dalam jangka waktu lama bisa menimbulkan kerusakan serius. Tidak hanya komponen mesin yang terdampak, oli mesin juga berisiko menguap dan kehilangan kemampuan melumasi secara optimal.
“Suhu tinggi ini lama-kelamaan akan merusak mesin dan juga oli mesin bisa menguap,” tambahnya.
Kondisi tersebut tentu bisa berujung pada biaya perbaikan yang tidak sedikit.
Baca Juga : Begini Cara Cek Aki Motor Bekas Soak Tanpa Alat, Cukup Lakukan Hal Ini!
Mencegah Karat di Sistem Pendingin
Manfaat lain dari mengganti radiator coolant secara berkala adalah menjaga komponen sistem pendingin dari karat. Water pump dan saluran radiator coolant yang umumnya terbuat dari logam akan lebih terlindungi dan awet jika coolant selalu dalam kondisi baik.
Waktu Ideal Ganti Radiator Coolant
Sugiyanto menyarankan penggantian radiator coolant dilakukan minimal setiap dua tahun sekali. Dengan coolant yang terjaga kualitasnya, kinerja sistem pendingin akan optimal dan mesin dapat bekerja pada temperatur ideal.
“Radiator coolant yang kualitasnya dijaga juga akan membuat kinerja mesin bekerja pada temperatur ideal,” bebernya.
Baca Juga : Ternyata Ini Penyebab Sekring Motor Bekas Putus Lagi Padahal Baru Diganti, Jangan Disepelekan!
Jangan Tunggu Overheat Baru Bertindak
Mengganti radiator coolant secara berkala adalah langkah perawatan sederhana namun sangat penting. Selain mencegah overheat, perawatan ini juga membantu memperpanjang usia mesin dan komponen sistem pendingin.
Karena itu, jangan lupa ganti radiator coolant berkala dengan produk berkualitas agar mobil tetap aman dan nyaman digunakan.