Ternyata Ini Penyebab Sekring Motor Bekas Putus Lagi Padahal Baru Diganti, Jangan Disepelekan!
Sekring Motor Bekas Baru Ganti Tapi Putus Lagi? Ini Penyebab Berbahaya yang Jarang Disadari
KABAR OTO – Sekring motor bekas yang putus lagi padahal baru dibeli dan diganti sering kali dianggap sepele oleh pemilik kendaraan. Padahal, kondisi ini bisa menjadi sinyal adanya masalah serius pada sistem kelistrikan motor. Jika dibiarkan, risikonya bukan cuma motor mogok, tapi juga bisa memicu korsleting hingga kebakaran.
Menurut Ryan Fasha, pemilik sekaligus mekanik bengkel K.1 Garage di kawasan Tambun, Bekasi, sekring yang langsung putus saat motor dikontak ON menandakan adanya gangguan serius pada jalur kelistrikan.
Kenali Jalur Sekring yang Putus
Sekring Lampu dan Sekring Beban
Langkah pertama yang wajib dilakukan adalah mengecek sekring mana yang putus. Apakah sekring lampu, klakson, atau sein. Dengan mengetahui jalur yang diamankan sekring tersebut, proses penelusuran masalah akan jauh lebih mudah dan terarah.
Baca Juga : Begini Cara Cek Aki Motor Bekas Soak Tanpa Alat, Cukup Lakukan Hal Ini!
Sebagai contoh, jika sekring lampu diganti baru namun langsung putus kembali, besar kemungkinan masalah berada di sistem kelistrikan lampu itu sendiri.
Kabel Putus dan Soket Longgar
Ryan menjelaskan, salah satu penyebab paling umum adalah kabel yang sudah getas atau terkelupas. Kabel putus bisa memicu korsleting, sehingga sekring otomatis putus sebagai sistem pengaman. Selain itu, sambungan kabel atau soket yang tidak kencang juga membuat arus listrik tidak stabil dan rawan merusak sekring.
Jika Masih Bermasalah, Urut Kabel Bodi
Apabila tidak ditemukan kabel putus atau komponen bermasalah, maka mau tidak mau mekanik harus melakukan pengecekan menyeluruh dengan mengurut kabel bodi motor. Proses ini memang memakan waktu, tetapi penting untuk memastikan tidak ada korsleting tersembunyi.
Jangan Anggap Remeh Sekring Putus
Sekring yang terus putus bukan sekadar masalah kecil. Korsleting listrik disebut bisa menjadi salah satu penyebab motor terbakar. Karena itu, pemilik motor bekas disarankan untuk tidak asal mengganti sekring tanpa mencari akar masalahnya.
Dengan pengecekan yang tepat, risiko kerusakan lebih parah bisa dihindari dan motor kesayangan tetap aman digunakan sehari-hari.