By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Home
  • Tentang Kami
  • Tim
  • Kontak Kami
KABAR OTO
  • Home
  • Motor
    • Honda
    • Yamaha
  • Mobil
  • Kendaraan Listrik
    • Tesla
    • Volta
  • Modifikasi
  • Sport
  • Tips
  • Berita
  • Review
  • Teknologi
Reading: Industri Otomotif Indonesia Penting, Jangan Sampai Jadi Medan Perang Harga
KABAR OTOKABAR OTO
Font ResizerAa
  • Home
  • Motor
  • Mobil
  • Kendaraan Listrik
  • Modifikasi
  • Sport
  • Tips
  • Berita
  • Review
  • Teknologi
Search
  • Home
  • Motor
    • Honda
    • Yamaha
  • Mobil
  • Kendaraan Listrik
    • Tesla
    • Volta
  • Modifikasi
  • Sport
  • Tips
  • Berita
  • Review
  • Teknologi
Have an existing account? Sign In
Follow US
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
headline

Industri Otomotif Indonesia Penting, Jangan Sampai Jadi Medan Perang Harga

Ikhsan Nur
Last updated: 01/08/2025 09:26
Ikhsan Nur
3 Min Read
Share
Industri Otomotif Indonesia Penting, Jangan Sampai Jadi Medan Perang Harga

KabarOto.id –  Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menegaskan bahwa industri otomotif Indonesia memiliki peran sangat penting dalam perekonomian nasional. Karena itu, mereka mengingatkan agar industri ini tidak dijadikan medan perang harga oleh pelaku pasar.

Contents
Industri Strategis Penopang EkonomiIndonesia Masih Jadi Raja Penjualan Mobil ASEANTantangan: Daya Beli Melemah, Harga Mobil NaikPerlu Strategi Jangka Panjang, Bukan Perang DiskonAbout The AuthorIkhsan Nur

Industri Strategis Penopang Ekonomi

Sekretaris Umum Gaikindo, Kukuh Kumara, menyampaikan pernyataan tersebut dalam Dialog Industri Otomotif Nasional yang berlangsung di ajang GIIAS 2025, ICE BSD City, Tangerang. Ia menekankan bahwa industri otomotif Indonesia tidak boleh hanya diposisikan sebagai pasar, tetapi juga sebagai basis produksi kendaraan bermotor untuk kawasan ASEAN.

“Industri otomotif adalah sektor strategis. Indonesia memiliki posisi penting di ASEAN dan kita tidak ingin industri ini rusak karena perang harga,” tegas Kukuh.

Saat ini, industri otomotif Indonesia melibatkan sekitar 1,5 juta tenaga kerja, dari tier 1 hingga tier 3, serta berkontribusi besar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Industri ini juga berkaitan erat dengan keberlangsungan sektor UMKM di dalam negeri.

Baca Juga: Tips Seru dari Volkswagen: Rayakan Kreativitas & Budaya Lewat Dunia Otomotif!

Indonesia Masih Jadi Raja Penjualan Mobil ASEAN

Dalam konteks regional, Indonesia masih menjadi pasar mobil terbesar di Asia Tenggara, mengungguli Malaysia dan Thailand. Kukuh menjelaskan bahwa Malaysia saat ini menempati posisi kedua, sedangkan Thailand mengalami penurunan ke posisi ketiga, dengan penjualan sekitar 500 ribu unit per tahun.

Tantangan: Daya Beli Melemah, Harga Mobil Naik

Namun, industri otomotif Indonesia tidak lepas dari tantangan. Data semester pertama 2025 menunjukkan penurunan penjualan mobil sebesar 8,6% secara wholesales dibanding periode yang sama di 2024. Sementara itu, penjualan retail turun hingga 9,7%.

Penyebab utamanya adalah menurunnya daya beli masyarakat kelas menengah yang jumlahnya diperkirakan mencapai 10–11 juta jiwa. Di saat pendapatan kelas menengah hanya naik sekitar 3% per tahun, harga mobil incaran mereka naik hingga 7%, menciptakan gap yang makin sulit dijangkau.

Baca Juga: Jalan Jauh Pakai Mobil Listrik? Ini 7 Tips Penting Biar Gak Kehabisan Baterai di Tengah Jalan

Perlu Strategi Jangka Panjang, Bukan Perang Diskon

Dalam kondisi seperti ini, perang harga antar pabrikan justru bisa memperburuk situasi. Gaikindo menilai, diperlukan strategi jangka panjang yang berkelanjutan, termasuk insentif untuk mendorong daya beli dan mendorong produksi lokal agar industri otomotif tetap tumbuh sehat.

Jika Indonesia ingin mempertahankan dominasinya di ASEAN dan menjadikan otomotif sebagai tulang punggung industri nasional, maka stabilitas harga dan keberlanjutan ekosistem produksi harus diutamakan.

About The Author

Ikhsan Nur

See author's posts

TAGGED:GaikindoGIIAS 2025industri otomotif Indonesiakelas menengah IndonesiaPDB otomotifpenjualan mobil Indonesiaperang harga mobil
Share This Article
Facebook Email Copy Link Print
Previous Article Esemka Masuk Pasar Mobil Bekas, Harga Anjlok Lebih dari Setengah
Next Article Harga BBM 1 Agustus 2025: Pertamax hingga Shell V-Power Turun, Solar Naik
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

A Memoir of Soccer, Grit, and Leveling the Playing Field
10 Super Easy Steps to Your Dream Body 4X
Mind Gym : An Athlete's Guide to Inner Excellence
Toyota Rush Terbaru Spesifikasi Terperinci dan Harga Terjangkau!
Mastering The Terrain Racing, Courses and Training
Wow! Neta V-II Mobil Listrik Terbaru dengan Teknologi Canggih Hanya 200 Jutaan!

Wow! Neta V-II: Mobil Listrik Terbaru dengan Teknologi Canggih Hanya 200 Jutaan!

By Bakti Nugraha

Subscribe Now

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]

Wow! Neta V-II: Mobil Listrik Terbaru dengan Teknologi Canggih Hanya 200 Jutaan!

2 tahun ago

Four Sports you Never Expected to see in Rugby Training

5 tahun ago

You Might Also Like

BeritaheadlineKendaraan Listrik

Tidak Sama dengan Mesin Bensin, Begini Peran Oli pada Mobil Listrik

10 bulan ago
Alhamdulillah mas ketum diskusi 2 arah untuk program pembibitan pembalap diterima dengan baik smoga kita bisa terus bersynergi
headline

Moreno Soeprapto Perkuat Fondasi Pembalap Muda, IMI Siapkan Ekosistem Balap Lebih Terarah

7 bulan ago
Beritaheadline

Denza Siap Bawa Model Baru ke Indonesia Tahun Depan, Bocoran Presiden Direktur BYD Bikin Penasaran!

9 bulan ago
headlineSportYamaha

Tim Suhandi Padang88 Siap Cetak Hattrick Juara di YCR Pekanbaru, Meski Sang Bos Absen!

1 tahun ago

Sport News

Socials

Facebook Twitter Youtube

Company

Made by ThemeRuby using the Foxiz theme. Powered by WordPress

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Forget Password