By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Home
  • Tentang Kami
  • Tim
  • Kontak Kami
KABAR OTO
  • Home
  • Motor
    • Honda
    • Yamaha
  • Mobil
  • Kendaraan Listrik
    • Tesla
    • Volta
  • Modifikasi
  • Sport
  • Tips
  • Berita
  • Review
  • Teknologi
Reading: Pemerintah China Turun Tangan Atasi Perang Harga Mobil Listrik yang Makin Tak Terkendali
KABAR OTOKABAR OTO
Font ResizerAa
  • Home
  • Motor
  • Mobil
  • Kendaraan Listrik
  • Modifikasi
  • Sport
  • Tips
  • Berita
  • Review
  • Teknologi
Search
  • Home
  • Motor
    • Honda
    • Yamaha
  • Mobil
  • Kendaraan Listrik
    • Tesla
    • Volta
  • Modifikasi
  • Sport
  • Tips
  • Berita
  • Review
  • Teknologi
Have an existing account? Sign In
Follow US
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
headline

Pemerintah China Turun Tangan Atasi Perang Harga Mobil Listrik yang Makin Tak Terkendali

Ikhsan Nur
Last updated: 18/08/2025 15:22
Ikhsan Nur
3 Min Read
Share
Pemerintah China Turun Tangan Atasi Perang Harga Mobil Listrik yang Makin Tak Terkendali

KabarOto.id – Pasar mobil listrik di China sedang menghadapi fenomena perang harga yang semakin marak. Persaingan yang terlalu agresif ini dinilai mengancam pertumbuhan ekonomi nasional serta menekan keuntungan produsen lokal. Pemerintah China dikabarkan siap turun tangan melalui intervensi harga jika industri EV tidak segera menyesuaikan strategi penjualan.

Contents
Kasus BYD dan Perbedaan Harga di Pasar InternasionalLangkah Pemerintah Mengatasi Harga RendahDampak Perang Harga bagi Industri dan KonsumenAbout The AuthorIkhsan Nur

Presiden Xi Jinping menyebut fenomena ini sebagai “involution”, yang menggambarkan persaingan berlebihan sehingga menimbulkan kerugian sekaligus memboroskan sumber daya. Kondisi ini membuat sebagian produsen mobil listrik berisiko tidak dapat bertahan dalam beberapa tahun ke depan.

Kasus BYD dan Perbedaan Harga di Pasar Internasional

Salah satu contoh paling nyata berasal dari BYD, produsen mobil listrik besar di China. Model Seagull atau Atto 1, yang dijual di China dengan harga sekitar 55.800 yuan (Rp 125 jutaan), memiliki banderol jauh lebih tinggi di Eropa, mencapai Rp 438 jutaan. Selisih harga yang besar ini menunjukkan strategi agresif produsen untuk merebut pasar domestik.

Meski BYD dan beberapa pemain besar lain seperti Li Auto dan Seres masih mencatat keuntungan, sebagian besar dari sekitar 50 produsen EV lainnya mengalami kerugian. Diskon rata-rata mobil listrik meningkat tajam, dari 8 persen pada 2024 menjadi hampir 17 persen pada April 2025. Hal ini menyebabkan beberapa pabrik beroperasi pada kapasitas rendah, bahkan hanya 2 persen dari kemampuan produksi total.

Langkah Pemerintah Mengatasi Harga Rendah

Baca Juga: Tes BYD Atto 1: Road Trip Santai Semarang–Yogyakarta, Buktikan Performa Mobil Listrik Kompak

Untuk menstabilkan pasar, pemerintah China sedang menyiapkan revisi aturan penetapan harga agar produsen tidak menjual kendaraan terlalu murah. Beberapa perusahaan besar, termasuk BYD, telah dipanggil pejabat pemerintah untuk memberikan penjelasan mengenai kapasitas produksi yang berlebihan.

Sebagai solusi jangka pendek, pemerintah mendorong ekspor mobil listrik secara agresif. Saat ini, mobil listrik asal China telah menguasai 5,1 persen dari total kendaraan baru di Eropa. Namun, analis menilai langkah ini bukan solusi permanen karena tekanan harga yang terlalu rendah berpotensi menimbulkan gesekan dagang di masa mendatang.

Dampak Perang Harga bagi Industri dan Konsumen

Baca Juga: Keunggulan Chery Omoda E5 yang Mengundang Peralihan ke Mobil Listrik

Perang harga yang tidak terkendali bisa berdampak buruk pada keberlanjutan produsen EV lokal, sekaligus menimbulkan risiko ketidakstabilan pasokan dan kualitas kendaraan. Sementara itu, konsumen bisa menikmati harga murah sementara, namun kondisi ini tidak sehat untuk industri jangka panjang.

Pemerintah China berharap melalui intervensi dan regulasi harga, pasar EV domestik lebih stabil, produsen tetap menguntungkan, dan pertumbuhan industri kendaraan listrik tetap berkelanjutan.

About The Author

Ikhsan Nur

See author's posts

TAGGED:BYD Seagullev chinaharga mobil listrik Chinaperang harga mobil listrikregulasi mobil listrik China
Share This Article
Facebook Email Copy Link Print
Previous Article Pakar Transportasi Ungkap 3 Tipe Pembeli Mobil Listrik di Indonesia
Next Article Gagal di MotoGP Austria 2025, Bagnaia Mulai Kehabisan Kesabaran Bersama Ducati
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

A Memoir of Soccer, Grit, and Leveling the Playing Field
10 Super Easy Steps to Your Dream Body 4X
Mind Gym : An Athlete's Guide to Inner Excellence
Toyota Rush Terbaru Spesifikasi Terperinci dan Harga Terjangkau!
Mastering The Terrain Racing, Courses and Training
Wow! Neta V-II Mobil Listrik Terbaru dengan Teknologi Canggih Hanya 200 Jutaan!

Wow! Neta V-II: Mobil Listrik Terbaru dengan Teknologi Canggih Hanya 200 Jutaan!

By Bakti Nugraha

Subscribe Now

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]

Wow! Neta V-II: Mobil Listrik Terbaru dengan Teknologi Canggih Hanya 200 Jutaan!

2 tahun ago

IMI Jateng Sosialisasikan Nobar MotoGP Mandalika 2026, Ada Tiket Khusus Member Cuma Rp165 Ribu!

2 minggu ago

You Might Also Like

Beritaheadline

RIBUAN BIKERS ALL VARIAN RAYAKAN UNNIVERSARY RCB KE 30 TAHUN

1 tahun ago
BeritaDragbikeheadline

Catat! Jadwal Scrutineering Drag Race dan Drag Bike IDW Gold Series 2024 Wonosari

2 tahun ago
Beritaheadline

Harus Tahu! Inilah Risiko Pakai Filter Udara KW di Motor Bekas, Efeknya Ngeri

9 bulan ago
headline

BYD Sealion 7 Performance AWD: Mobil Listrik Bertenaga Besar dengan Akselerasi 0–100 Kpj dalam 4,2 Detik

1 tahun ago

Sport News

Socials

Facebook Twitter Youtube

Company

Made by ThemeRuby using the Foxiz theme. Powered by WordPress

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Forget Password