By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
KABAR OTO
  • Home
  • Motor
  • Mobil
  • Kendaraan Listrik
  • Modifikasi
  • MOTORSPORT
  • Tips
  • Berita
  • Review
  • Teknologi
Reading: Aki Motor Honda Sering Tekor? Ini Beberapa Hal yang Perlu Diperiksa
KABAR OTOKABAR OTO
Font ResizerAa
  • Home
  • Motor
  • Mobil
  • Kendaraan Listrik
  • Modifikasi
  • MOTORSPORT
  • Tips
  • Berita
  • Review
  • Teknologi
Search
  • Home
  • Motor
  • Mobil
  • Kendaraan Listrik
  • Modifikasi
  • MOTORSPORT
  • Tips
  • Berita
  • Review
  • Teknologi
Have an existing account? Sign In
Follow US
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
BeritaHeadlineHondaMotorRagamOtoTips

Aki Motor Honda Sering Tekor? Ini Beberapa Hal yang Perlu Diperiksa

Katri
Last updated: 20/10/2026 19:10
Katri
11 Min Read
Share
Penyebab Aki Motor Honda Tekor dan Cara Memeriksanya. Foto Dok: Istimewa

KABAROTO.ID – Aki menjadi salah satu komponen penting dalam sistem kelistrikan sepeda motor Honda. Kondisi aki yang prima membantu memastikan sistem starter elektrik, lampu, panel instrumen, dan komponen elektronik lainnya bekerja sesuai fungsinya.

Contents
1. Usia Aki dan Penurunan Kapasitas Penyimpanan2. Sistem Pengisian Aki Tidak Bekerja Optimal3. Motor Jarang Digunakan atau Hanya Menempuh Jarak Pendek4. Sambungan Terminal Aki Kendur atau Berkarat5. Ada Arus Listrik yang Terus Mengalir Saat Motor Mati6. Beban Kelistrikan Tambahan Tidak Sesuai Spesifikasi7. Jenis Aki Tidak Sesuai atau Kondisi Aki Tidak TerawatBagaimana Cara Memastikan Penyebab Aki Motor Honda Tekor?Kapan Motor Honda Perlu Dibawa ke Bengkel?About The AuthorKatri

Namun, tidak sedikit pengendara yang mengalami aki motor Honda sering tekor, sehingga mesin sulit dinyalakan menggunakan starter elektrik. Kondisi ini kerap dianggap sebagai tanda aki sudah rusak. Padahal, penyebab aki motor Honda tekor tidak selalu berasal dari baterai itu sendiri.

Gangguan pada sistem pengisian, sambungan kabel, kebiasaan penggunaan kendaraan, hingga adanya arus listrik yang tetap mengalir saat motor dalam kondisi mati dapat memengaruhi daya aki.

Lantas, apa saja penyebab aki motor Honda tekor dan komponen apa yang perlu diperiksa?

1. Usia Aki dan Penurunan Kapasitas Penyimpanan

Salah satu penyebab aki motor Honda tekor adalah penurunan kapasitas baterai akibat usia pemakaian. Seiring waktu, kemampuan aki menyimpan dan menyalurkan energi listrik dapat berkurang.

Pada aki timbal-asam, proses pengisian dan pengosongan yang berulang menyebabkan perubahan kimia di dalam baterai. Jika aki sering mengalami pengosongan berlebihan atau terlalu lama berada dalam kondisi kurang terisi, penurunan kapasitas dapat berlangsung lebih cepat.

Gejala yang sering muncul antara lain starter elektrik terasa lemah, tegangan aki turun ketika diberi beban, atau mesin sulit dihidupkan setelah motor didiamkan.

Untuk memastikan kondisinya, teknisi dapat melakukan pemeriksaan tegangan aki, pengujian kemampuan aki saat diberi beban, serta pengukuran kondisi pengisian. Pemeriksaan tersebut membantu membedakan aki yang sudah melemah dengan gangguan lain pada sistem kelistrikan.

2. Sistem Pengisian Aki Tidak Bekerja Optimal

Aki motor tidak hanya membutuhkan kondisi baterai yang baik, tetapi juga sistem pengisian yang berfungsi dengan benar.

Pada sepeda motor Honda, sistem pengisian umumnya melibatkan alternator atau generator, regulator/rectifier, kabel, dan sambungan kelistrikan. Komponen-komponen tersebut bekerja untuk menghasilkan serta mengatur suplai listrik sesuai rancangan sistem kendaraan.

Apabila sistem pengisian bermasalah, energi yang masuk ke aki mungkin tidak mencukupi kebutuhan kelistrikan. Akibatnya, daya aki berangsur menurun meskipun aki belum tentu mengalami kerusakan.

Beberapa komponen yang perlu diperiksa meliputi:

  • Alternator atau generator: memastikan sumber listrik dari mesin bekerja sesuai spesifikasi.
  • Regulator/rectifier: memeriksa fungsi pengaturan dan penyearahan tegangan pengisian.
  • Kabel dan konektor: memastikan sambungan tidak longgar, berkarat, atau mengalami kerusakan.
  • Sekring dan rangkaian kelistrikan: memeriksa adanya gangguan pada jalur listrik terkait.

Pemeriksaan sistem pengisian sebaiknya dilakukan menggunakan multimeter dan mengikuti prosedur servis sesuai model motor. Nilai tegangan pengisian tidak dapat disamaratakan karena bergantung pada tipe kendaraan, putaran mesin, dan spesifikasi pabrikan.

3. Motor Jarang Digunakan atau Hanya Menempuh Jarak Pendek

Kebiasaan menggunakan motor juga memengaruhi kondisi aki. Sepeda motor yang jarang digunakan dapat mengalami penurunan daya aki secara bertahap akibat proses pengosongan alami dan konsumsi listrik siaga pada sistem tertentu.

Sementara itu, perjalanan jarak pendek yang berulang, terutama ketika mesin sering dinyalakan dan dimatikan, dapat membuat energi yang digunakan untuk starter belum sepenuhnya tergantikan oleh sistem pengisian.

Kondisi tersebut perlu diperhatikan apabila motor lebih sering digunakan untuk perjalanan singkat atau hanya sesekali keluar rumah.

Pemilik motor sebaiknya mengikuti petunjuk perawatan aki dalam buku pedoman pemilik. Jika kendaraan akan disimpan dalam waktu lama, konsultasikan prosedur penyimpanan dan pengisian aki yang sesuai dengan tipe baterai yang digunakan.

Menyalakan motor sebentar tanpa penggunaan yang memadai tidak selalu cukup untuk memulihkan daya aki. Kebutuhan pengisian bergantung pada kondisi baterai, sistem pengisian, serta lama dan pola penggunaan kendaraan.

4. Sambungan Terminal Aki Kendur atau Berkarat

Gangguan pada terminal aki juga dapat menyebabkan starter elektrik tidak bekerja secara normal.

Terminal yang kendur meningkatkan hambatan kontak listrik, sedangkan korosi pada sambungan dapat mengganggu aliran arus. Akibatnya, daya listrik yang dibutuhkan motor starter tidak tersalurkan secara optimal.

Gejala yang mungkin muncul antara lain starter terasa lemah, panel instrumen mengalami penurunan intensitas, atau kelistrikan menunjukkan perilaku yang tidak konsisten ketika tombol starter ditekan.

Pemeriksaan perlu mencakup kondisi terminal positif dan negatif, kekencangan sambungan, serta kondisi kabel massa atau ground.

Pembersihan dan pengencangan terminal harus dilakukan sesuai prosedur keselamatan dan petunjuk pabrikan. Hindari menghubungkan terminal positif dan negatif secara langsung karena dapat menyebabkan hubungan pendek.

Jika terdapat kabel yang panas, isolasi meleleh, atau sambungan menunjukkan kerusakan, pemeriksaan sebaiknya diserahkan kepada teknisi.

Baca juga:Begini Cara Cek Aki Motor Bekas Soak Tanpa Alat, Cukup Lakukan Hal Ini!

5. Ada Arus Listrik yang Terus Mengalir Saat Motor Mati

Aki motor Honda dapat kehilangan daya lebih cepat apabila terdapat konsumsi listrik berlebihan ketika kendaraan tidak digunakan.

Dalam kondisi tertentu, aksesori tambahan seperti lampu modifikasi, perangkat elektronik, atau sistem alarm yang pemasangannya tidak sesuai dapat meningkatkan konsumsi listrik saat motor mati.

Gangguan pada instalasi kabel juga berpotensi menimbulkan kebocoran arus atau hubungan pendek. Namun, tidak semua konsumsi listrik ketika motor mati merupakan kerusakan karena beberapa sistem memang dapat memiliki arus siaga sesuai desainnya.

Untuk memastikan penyebabnya, teknisi dapat melakukan pengukuran arus parasit atau arus yang tetap mengalir saat kendaraan dalam kondisi mati. Hasil pengukuran kemudian dibandingkan dengan spesifikasi model motor yang diperiksa.

Jika ditemukan konsumsi arus yang tidak normal, pemeriksaan dapat dilanjutkan pada aksesori tambahan, rangkaian kabel, dan komponen kelistrikan yang terkait.

6. Beban Kelistrikan Tambahan Tidak Sesuai Spesifikasi

Modifikasi kelistrikan yang tidak memperhatikan kapasitas sistem dapat menambah beban kerja aki dan sistem pengisian.

Contohnya adalah pemasangan lampu tambahan, klakson dengan kebutuhan arus berbeda, atau aksesori elektronik lain yang tidak sesuai dengan kemampuan rangkaian standar.

Jika total kebutuhan listrik terlalu besar dibandingkan kemampuan sistem pengisian, daya aki dapat berkurang ketika motor digunakan.

Karena itu, sebelum memasang aksesori, pemilik kendaraan perlu memastikan kebutuhan daya, kapasitas sistem pengisian, ukuran kabel, dan perlindungan sekring sesuai perhitungan teknis.

Pemasangan sebaiknya dilakukan oleh teknisi yang memahami sistem kelistrikan sepeda motor. Hindari mengambil suplai listrik secara sembarangan dari kabel standar karena dapat memicu gangguan fungsi atau merusak komponen elektronik.

7. Jenis Aki Tidak Sesuai atau Kondisi Aki Tidak Terawat

Penggunaan aki pengganti yang tidak sesuai spesifikasi juga dapat memengaruhi kinerja sistem kelistrikan.

Aki memiliki sejumlah parameter penting, antara lain tegangan nominal, kapasitas, dimensi, polaritas terminal, dan karakteristik baterai. Seluruh parameter tersebut perlu sesuai dengan rekomendasi untuk model motor yang digunakan.

Sebagian sepeda motor menggunakan aki konvensional, sedangkan model lain menggunakan aki MF atau maintenance-free. Prosedur pemeriksaan dan perawatan setiap jenis aki dapat berbeda.

Pada aki yang memang dirancang untuk pemeriksaan elektrolit, perawatan dilakukan sesuai petunjuk produsen. Sementara itu, aki tertutup atau maintenance-free tidak boleh dibuka sembarangan.

Pastikan aki pengganti memiliki spesifikasi yang sesuai dan dipasang dengan benar. Jika aki baru kembali tekor dalam waktu singkat, jangan langsung menggantinya lagi sebelum sistem pengisian dan rangkaian kelistrikan diperiksa.

Baca juga: Mobil Listrik Bergaya Alphard dari Pakistan, Harga Mulai Rp160 Jutaan

Bagaimana Cara Memastikan Penyebab Aki Motor Honda Tekor?

Untuk mengetahui sumber masalah secara tepat, pemeriksaan sebaiknya dilakukan secara bertahap. Mengganti aki tanpa mengetahui penyebab awal berisiko membuat gangguan yang sama kembali terjadi.

Berikut beberapa pemeriksaan teknis yang dapat dilakukan di bengkel:

1. Pemeriksaan visual

Teknisi memeriksa kondisi fisik aki, terminal, kabel, konektor, sekring, dan kemungkinan kebocoran atau kerusakan.

2. Pengukuran tegangan aki

Tegangan diperiksa ketika motor dalam kondisi mati dan, sesuai prosedur, ketika sistem kelistrikan bekerja. Hasilnya dibandingkan dengan spesifikasi aki serta model kendaraan.

3. Pengujian kemampuan aki

Aki diuji untuk mengetahui kemampuannya mempertahankan tegangan saat diberi beban. Pengujian ini membantu mengidentifikasi aki yang kapasitasnya telah menurun.

4. Pemeriksaan sistem pengisian

Teknisi memeriksa keluaran generator dan kinerja regulator/rectifier sesuai prosedur servis. Pemeriksaan dilakukan pada kondisi dan putaran mesin yang ditentukan pabrikan.

5. Pemeriksaan arus parasit

Jika aki kembali melemah saat motor diparkir, teknisi dapat mengukur arus listrik ketika kendaraan mati untuk mengetahui apakah terdapat konsumsi daya yang berlebihan.

Melalui pemeriksaan tersebut, penyebab gangguan dapat diidentifikasi dengan lebih akurat sehingga tindakan perbaikan tidak hanya berfokus pada penggantian aki.

Kapan Motor Honda Perlu Dibawa ke Bengkel?

Pemilik motor disarankan melakukan pemeriksaan di bengkel apabila starter elektrik berulang kali melemah, aki baru kembali tekor, lampu atau panel instrumen menunjukkan gejala tidak normal, maupun sekring berulang kali putus.

Pemeriksaan juga diperlukan jika terdapat bau terbakar, kabel terasa panas, atau tanda kerusakan pada instalasi kelistrikan. Jika muncul gejala tersebut, hentikan penggunaan kendaraan apabila tidak aman dan jangan mencoba memperbaiki rangkaian sendiri.

Bagi pengguna sepeda motor Honda, pemeriksaan di AHASS dapat menjadi pilihan untuk membantu mengidentifikasi gangguan sesuai prosedur servis dan spesifikasi kendaraan.

Perlu diingat, aki yang tekor tidak selalu harus diganti. Jika penyebabnya adalah sambungan yang buruk atau sistem pengisian bermasalah, perbaikan pada komponen terkait mungkin diperlukan. Sebaliknya, apabila kapasitas aki sudah menurun dan hasil pengujian menunjukkan baterai tidak lagi memenuhi spesifikasi, penggantian dapat menjadi solusi.

Baca juga: 100 Bikers Honda Siap Gas ke Ambarawa, Persiapan Honda Bikers Day 2026 Makin Matang

 

About The Author

Katri

See author's posts

TAGGED:AHASSaki motor hondaAki Motor LemahKabarOtokelistrikan motorPenyebab Aki Motor TekorPerawatan Aki Motorperawatan motor Hondaservis motor hondaSistem Pengisian AkiStarter Motor Hondatips otomotif
Share This Article
Facebook Email Copy Link Print
Previous Article Kapan Waktu yang Tepat untuk Mengganti Oli Motor? Ini Panduan bagi Pengendara
Next Article Rem Motor Honda Terasa Kurang Pakem? Kenali Penyebabnya
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

A Memoir of Soccer, Grit, and Leveling the Playing Field
10 Super Easy Steps to Your Dream Body 4X
Mind Gym : An Athlete's Guide to Inner Excellence
Toyota Rush Terbaru Spesifikasi Terperinci dan Harga Terjangkau!
Mastering The Terrain Racing, Courses and Training

100 Bikers Honda Siap Gas ke Ambarawa, Persiapan Honda Bikers Day 2026 Makin Matang

By Yahya

Subscribe Now

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]

Siap Ramaikan Kota Cilacap, Tembakau 98 Drag Bike Championship 2024 Bakal Digelar Akhir Pekan Ini!

2 tahun ago

IMI Jateng Sosialisasikan Nobar MotoGP Mandalika 2026, Ada Tiket Khusus Member Cuma Rp165 Ribu!

1 bulan ago

You Might Also Like

GT Radial Sabet Kemenangan Gemilang di Sidoarjo: Ban Terbaik untuk Performa Tercepat
BeritaMobilNasional

GT Radial Sabet Kemenangan Gemilang di Sidoarjo: Ban Terbaik untuk Performa Tercepat

2 tahun ago
Honda CB125R 2024 vs BeAT Siapakah Raja Hemat di Jalanan
Berita

Honda CB125R 2024 vs BeAT: Siapakah Raja Hemat di Jalanan?

3 tahun ago
Sulawesi Cup Race Seri 3 Palu: Afkar Aqsa Racing Team Persiapkan Diri Bersaing
BeritaMotorNasional

Sulawesi Cup Race Seri 3 Palu: Afkar Aqsa Racing Team Persiapkan Diri Bersaing

2 tahun ago
Tips

Berikut Ini Adalah Cara Tepat Memanaskan Mobil di Pagi Hari

1 tahun ago

Sport News

Socials

Facebook Twitter Youtube

Company

Made by ThemeRuby using the Foxiz theme. Powered by WordPress

OTOINFO MEDIA GROUP

Satu jaringan media untuk berita otomotif, balap motor, informasi daerah, dan konten digital Indonesia.

Ikuti Media Sosial Kami

Instagram Otoinfo Instagram Info Media Instagram Kabaroto Instagram Opini Banjarnegara TikTok Otoinfo TikTok Opini Banjarnegara YouTube Otoinfo Facebook Otoinfo Facebook Opini Banjarnegara

Jaringan Website

OTOINFO.IDPortal otomotif dan balap KABAROTO.IDBerita otomotif OPINI JATENGInformasi dan opini daerah
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Forget Password